BMKG: Nelayan Waspada Angin Kencang dan Gelombang Laut Hingga 14 Oktober
Ilustrasi
Kupastuntas.co, Bandar Lampung - Badan Meteorologi Klimatologi Dan Geofisika Maritim Lampung mengingatkan kepada nelayan untuk berhati-hati, karena kecepatan angin di tengah laut mencapai 20 knots. Kecapatan angin yang menyebabkan tingginya gelombang laut tersebut diprediksi terjadi hingga 14 Oktober mendatang.
"Kecepatan angin 20 knots ini hingga 14 Oktober nanti.
Jadi bagi nelayan untuk cuaca saat ini, kami menghimbau agar tetap berhati-hati
dan waspada," Kata Forecaster/petugas BMKG Maritim Lampung, Eka Suci,
Senin (10/10/2022).
Ia juga menyampaikan, beberapa hari terakhir cuaca buruk
terjadi di Wilayah Perairan Teluk Lampung.
"Maka kita juga meminta kepada nelayan, untuk selalu
memantau prakiraan cuaca yang selalu dibagikan melalui grup-grup di media
sosial, sebelum memutuskan untuk pergi melaut," ungkapnya.
Selain itu, BMKG juga mengingatkan pada masyarakat untuk
tetap selalu waspada, terutama di wilayah Tanggamus, Pesisir Barat dan Lampung
timur atas dampak dari hujan lebat yang terjadi pada tanggal 11-12 Oktober.
Karena jelasnya, dampak dari hujan lebat itu yang harus
diwaspadai jika jembatan rendah maka tidak bisa dilintasi, kemudian volume
aliran sungai meningkat/banjir hingga terjadi longsor.
"Maka masyarakat berhati-hati jika beraktifitas di luar
rumah, memperbarui informasi melalui media massa maupun media sosial,
selanjutnya tidak beraktifitas di luar,” imbaunya.
Sebelumnya, Nelayan di Gudang Lelang, Edi mengeluhkan
turunnya hasil tangkapan ikan mereka selama sepekan terakhir, karena dampak
cuaca buruk yang menyebabkan gelombang tinggi.
"Tangkapan ikan di bulan Oktober ini terbilang sedikit,
karena angin di tengah laut kencang dan ombak tinggi mencapai 3-4 meter. Jadi
kita cari ikan susah," katanya.
Menurutnya meski cuaca buruk, pihaknya tetap pergi berlayar,
lantaran tuntutan.
"Kita kalau tidak melaut ya tidak makan," ucapnya.
(*)
Berita Lainnya
-
Peringati HUT SSI ke-55, BATIQA Hotel Lampung Bagikan Cookies kepada Karyawan
Rabu, 24 Juni 2026 -
PTPN I Regional 7 Tolak Tegas Sertifikasi Lahan 329,713 Hektare di Tamansari Pesawaran oleh Pihak Lain
Rabu, 24 Juni 2026 -
RS Urip Sumoharjo Lampung Hadirkan Layanan Radioterapi, Perkuat Pelayanan Kanker Terpadu
Selasa, 23 Juni 2026 -
Tingkatkan Kapasitas Riset, Kemenag Dorong Dosen UIN RIL Ikuti Skema Pendanaan MoRA The AIR Funds
Selasa, 23 Juni 2026








