Protes! Warga Desa Agom Lamsel Tanam Pohon Pisang di Jalan Rusak
Ketua paguyuban Persada, Ramli saat ditemui di salah satu lokasi jalan berlubang, Kamis (6/10/2022). Foto: Handika/kupastuntas.co
Kupastuntas.co, Lampung Selatan - Persatuan Pemuda Desa Agom (Persada), Kecamatan Kalianda, Kabupaten Lampung Selatan (Lamsel), menanam pohon pisang di jalan sebagai bentuk protes karena sudah 3 tahun tidak kunjung diperbaiki oleh Pemerintah.
Ditemui di salah satu lokasi jalan berlubang, Ketua paguyuban Persada, Ramli bersama pemuda lainnya mencoba menyuarakan aspirasinya agar didengar oleh Pemerintah Daerah.
"Karena melihat kondisi jalan yang tidak layak lagi, ini kita tanam pohon pisang sebagai bentuk protes kami kepada Pemerintah. Kami punya inisiatif untuk seadanya menimbun jalan," kata Ramli, Kamis (6/10/2022).
Ramli menyebutkan, jalan rusak itu telah menimbulkan korban yakni sebuah truk bermuatan padi mengalami kecelakaan hingga terguling.
"Dari situlah, kami tanami pohon pisang saja biar tidak terjadi lagi. Hanya ini yang bisa kami lakukan, dari pemuda dan warga masyarakat. Harapan kami, segera diperbaiki," imbuhnya.
Jalan yang melintasi Desa Agom itu, mendesak untuk diperbaiki karena menjadi jalur alternatif yang menghubungkan 4 Kecamatan dan ramai lalu lalang setiap harinya. Warga pun merasa khawatir, bila terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.
"Karena dekat dengan Kota Kalianda dan jalan alternatif dari Kecamatan Way Panji, Sidomulyo dan Palas. Artinya, banyak yang lewat disini apalagi anak sekolah," lanjutnya.
Ditanya sudah berapa lama dan panjang jalan yang mengalami kerusakan jalan hingga diprotes warga, Ramli menjawab kurang lebih 3 tahun yang lalu. Panjang jalan yang rusak ada 3 kilometer. Ditanami 8 pohon pisang.
Terakhir, Ramli hanya ingin jalan di desa mereka segera diperbaiki oleh Pemerintah. "Jadi, harapan kita di masyarakat ini cuma satu diperbaiki dan segera jalankan. Itu saja," pungkasnya. (*)
Video KUPAS TV : Ratusan Suporter Lampung Gelar Aksi Solidaritas Tragedi Kanjuruhan
Berita Lainnya
-
Waspada Buaya di Pantai Merak Belantung Lamsel
Jumat, 15 Mei 2026 -
Tujuh Hari Tak Ditemukan, Pencarian Nelayan Korban Tabrak Kapal Kargo di Lampung Dihentikan
Selasa, 12 Mei 2026 -
Triwulan I 2026 PAD Lampung Selatan Tembus Rp 66,8 Miliar, Pajak Daerah Jadi Penopang Utama
Selasa, 05 Mei 2026 -
Perahu Ditabrak Kapal Kargo, Satu Nelayan Hilang di Perairan Kalianda Lamsel
Selasa, 05 Mei 2026








