Asep Sukohar Mangkir Pemeriksaan KPK, Pengacara Karomani: Tidak Kooperatif
Pengacara Karomani, Ahmad Handoko. Foto: Dokumen
Kupastuntas.co, Bandar Lampung - Pengacara mantan Rektor Universitas Lampung, Prof Karomani, Ahmad Handoko meminta Asep Sukohar harus kooperatif dalam pemeriksaan yang dilakukan oleh penyidik KPK.
Pasalnya, Wakil Rektor II Unila itu mangkir dari jadwal pemeriksaan KPK sebagai saksi perihal dugaan suap mahasiswa baru jalur mandiri yang menyeret Karomani Cs di kantor Polresta Bandar Lampung, Kamis (29/9/2022).
Handoko menilai, apa yang dilakukan Asep Sukohar hari ini adalah tindakan yang tidak kooperatif dan tidak mencerminkan sebagai warga Negara yang baik.
"Padahal beliau itu adalah seorang Profesor. Harusnya menjadi contoh sebagai warga negara yang taat hukum, dan harus menjadi contoh bagi mahasiwanya,” kata Handoko, saat dihubungi kupastuntas.co, Kamis (29/9/2022) malam.
Baca juga : Perkara Karomani: Staf Yayasan Alfian Husin Turut Diperiksa KPK, Asep Sukohar Mangkir
Ia pun meminta penyidik KPK harus memanggil ulang Asep Sukohar, sehingga perkara ini bisa cepat selesai dan menemukan bukti fakta baru, dan bahkan bisa ada tersangka baru.
"KPK harus memanggil ulang siapapun yang mangkri dari panggilan,” tegasnya.
Handoko juga menjelaskan, sesuai keterangan BAP Karomani saat memberikan keterangan di KPK beberapa waktu lalu menyatakan Asep Sukohar terlibat dalam dugaan aliran dana yang diberikan kepada penyuap.
"Ada keterlibatan beliau (Asep), namun apakah secara langsung diberikan kepada dia atau tidak, saya tidak terlalu paham, karena penjelasan tersebut ada di ranah KPK,”ungkapnya.
Handoko juga membantah bahwa Asep Sukohar menjadi orang kepercayaan atau tangan kanan Karomani.
"Bukan, dia bukan orang kepercayaan. Tetapi intinya Asep Sukohar terlibat dalam penyuapan sesuai dengan BAP beberapa waktu lalu itu,” tandasnya. (*)
Video KUPAS TV : WOW! Harta Tersangka Korupsi Lukas Enembe Melonjat 10 Kali Lipat Dalam 8 Tahun
Berita Lainnya
-
5.869 Jemaah Haji Lampung Terbagi 14 Kloter, Masuk Asrama Haji Mulai 25 April 2026
Kamis, 02 April 2026 -
Membumikan Piil Pesenggiri dan Berbahasa Lampung melalui Kamis Beradat secara Inklusif, Oleh: Koderi
Kamis, 02 April 2026 -
OTD Haji 2026 Disepakati Rp 5,1 Juta per Jemaah, Pemprov Lampung dan Kab/Kota Terapkan Skema Co-Sharing
Kamis, 02 April 2026 -
Setelah Viral, Pembangunan Jembatan Perintis Garuda Kalipasir Akhirnya Dimulai
Kamis, 02 April 2026








