• Selasa, 29 November 2022

Bawaslu Lampura Sebut Kesadaran Politik Pada Masyarakat Tinggi

Senin, 26 September 2022 - 14.52 WIB
90

Ketua Pokja Rekrutmen Panwaslu Kecamatan Kabupaten Lampura, Ma'sum saat diwawancarai. Senin, (26/9/2022). Foto: Yudha/kupastuntas.co

Kupastuntas.co, Lampung Utara - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) sebut kesadaran politik pada masyarakat di Kabupaten Lampung Utara terbilang tinggi. Hal itu disampaikan oleh Ma'sum selaku Ketua Pokja Rekrutmen Panwaslu Kecamatan Kabupaten Lampura, serta selaku Komisioner Bawaslu Kordiv SDMO.

"Kesadaran politik masyarakat Lampung Utara termasuk terbilang tinggi, hal itu bisa dilihat dari jumlah pendaftar Panwascam sebanyak 326 orang pendaftar. Belum termasuk hari ini, karena perhitunganya sore hari nanti," kata Ma'sum. Senin, (26/9/2022). 

Ia menjelaskan, Kabupaten Lampung Utara termasuk paling tinggi peminat pendaftar Panwascam dibandingkan Kabupaten lain di Provinsi Lampung.

"Pendaftar di Lampung Utara termasuk yang paling tinggi dibandingkan dengan Kabupaten lainya di Provinsi Lampung. Saat ini saja sudah 326 pendaftar, dan perlu diketahui bahwa Bawaslu Lampura mendapatkan penghargaan berupa peringkat ketiga sebagai pengelola SDM terbaik di Provinsi Lampung tertanggal 15 September 2022 oleh Bawaslu Provinsi," tandasnya.

Ma'sum mengatakatan, disetiap Kecamatan, akan dipilih sebanyak dua Panwascam dengan keterwakilan pendaftar perempuan minimal 30 persen.

"Total Lampung Utara sebanyak 23 Kecamatan, setiap Kecamatan akan dipilih 2 orang, dan nantinya para panwascam juga akan memilih staf sebanyak 3 orang, selain itupula untuk keterwakilan perempuan itu harus 30 persen dari total pendaftar dimana Lampung Utara pendaftar laki-laki 263 orang, dan pendaftar perempuan 63 orang," katanya.

Ia juga mengatakan, untuk batas pendidikan para pendaftar Panwascam adalah Sekolah Menengah Atas.

"Panwascam diperbolehkan dari lulusan SMA, dimana tahap seleksinya adalah seleksi administrasi, baru selanjutnya adalah tes CAT, dan terakhir adalah tes wawancara," ujarnya.

Menurutnya, pada tahap seleksi terakhir yaitu wawancara, yang dinilai adalah aspek Kepemiluan dan Wawasan Kebangsaan.

"Pada saat wawancara nanti kita lihat pengetahuan tentang Kepemiluanya termasuk tracrecordnya bagaimana, apakah terlibat parpol atau tidak, lalu wawasan kebangsaanya bagaimana, nanti seluruh aspek itu kita lihat dan ditentukan siapa saja menjadi Panwascam terpilih," tandasnya (*)