313 Peserta dari Berbagai Provinsi Ikuti Lomba Panahan Nasional D'Klangenan di Pringsewu
Para peserta panahan saat bersiap melepaskan anah panahnya dalam lomba di lapangan imbos Pringsewu. Foto: Gamel/Kupastuntas.co
Kupastuntas.co, Pringsewu - 313 peserta dari berbagai
Provinsi hari ini Sabtu (24/9) mengikuti perlombaan nasional panah D'Klangenan
di lapangan Panah Imbos, Kelurahan Pringsewu Selatan, Kecamatan Pringsewu.
Provinsi-provinsi yang mengkiuti ajang ini diantaranya,
Lampung, Aceh, Sumatera Selatan, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Jawa
Timur.
Ketua Pembina Klangenan Archery Club, Rianto mengatakan
bahwa 313 peserta lomba panahan D'Klangenan diantaranya diikuti oleh 160
peserta dari kategori umum, 92 peserta dari kategori pelajar dan 61 peserta
kategori wanita.
"Dalam perlombaan ini para peserta akan
memperebutkan total hadiah Rp30 juta," Ujar Rianto, Sabtu (24/9/22).
Rianto juga mengatakan bahwa perlombaan ini merupakan
ajang lomba panahan tradisional dimana telah memasuki tahun ke-3.
"Mulai sejak 2018, lalu berlanjut di tahun 2019
namun sempat tertunda 2 tahun akibat pandemi covid-19, sekarang tahun 2022 ini
kembali digelar dan menjadi tahun ke-3 perhelatan lomba panah
D'Klangenan," Terangnya.
Dalam mengikuti perlombaan ini, para peserta dikenai
biaya pendaftaran sebesar Rp50 ribu untuk kategori pelajar serta Rp150 ribu
untuk kategori akhwat (wanita) dan umum.
Khusus hari ini perlombaan diikuti oleh kategori pelajar
dan wanita, sedangkan kategori umum akan digelar esok hari.
Pj Bupati Pringsewu Adi Erlansyah yang hadir dalam
pembukaan lomba ini menyampaikan bahwa kegiatan panahan merupakan olahraga yang
perlu dipelajari, selain mengikuti sunah nabi olahraga panahan baik panahan
tardisional maupun modern dapat melatih fokus seseorang sebab olahraga ini
memang mengharuskan pemanah mencurahkan fokusnya pada satu titik target agar
anak panah (busur) dapat mengenai sasaran.
"Ini (memanah) memang bukan suatu olahraga yang mudah, tetapi dengan berlatih
memanah kita juga dapat melatih fokus dan konsentrasi kita. Selain itu, memanah
saat ini pun mulai ramai diminati oleh masyarakat baik anak-anak, muda bahkan
orang tua banyak yang belajar memanah, termasuk di Pringsewu," Tutupnya.
(*)
Berita Lainnya
-
Baru Selesai Diperbaiki, Beberapa Ruas Jalan di Pringsewu Kembali Rusak
Kamis, 05 Februari 2026 -
Miris, Sejumlah Guru SMA Negeri 1 Banyumas Pringsewu Terlambat dan Berkeliaran Saat Upacara
Senin, 02 Februari 2026 -
Hilang 14 Hari, Mbah Kaliman Ditemukan Meninggal di Aliran Sungai Gadingrejo Pringsewu
Minggu, 01 Februari 2026 -
10 Lembaga Pendidikan di Pringsewu Terima BOP Kesetaraan 2026 Senilai Rp452 Juta
Senin, 26 Januari 2026









