• Senin, 28 November 2022

Satu Hari Terjadi 14 Kasus DBD di Lampung

Senin, 19 September 2022 - 07.44 WIB
243

Foto: Ist.

Kupastuntas.co, Bandar Lampung - Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Lampung mencatat sejak Januari-Agustus 2022 ada 3.484 kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) atau 435 kasus dalam sebulan. Sehingga jika dikalkulasi, dalam satu hari ada 14 kasus DBD di wilayah Lampung.

Kepala Dinkes Provinsi Lampung, Reihana menjelaskan, daerah menyumbang kasus DBD terbanyak adalah Kota Bandar Lampung dengan jumlah mencapai 1.207 orang.

“Kemudian disusul oleh Lampung Tengah 326 orang, Pesawaran 318 orang, Tulangbawang Barat 255 orang, Pringsewu 218 orang, dan Lampung Timur ada 198 orang," kata Reihana, Minggu (18/9/2022).

Lalu Lampung Selatan tercatat ada 185 orang, Tanggamus 181 orang, Tulang Bawang 160 orang, Way Kanan 115 orang, Lampung Utara 93 orang, Mesuji 85 orang, Metro 55 orang, Pesisir Barat 54 orang dan Lampung Barat 34. Sedangkan kasus kematian akibat DBD dari berjumlah 9 orang.

"Penambahan kasus terbanyak terjadi pada bulan Januari ada 906 orang, kemudian Februari ada 587 orang dan Maret 281 orang. Ini memang merupakan bulan saat musim penghujan tiba dan frekuensi hujan yang cukup tinggi," ujar Reihana.

Reihana mengungkapkan, pihaknya terus menjalin kerjasama dengan Dinas Kesehatan kabupaten/kota guna memastikan masyarakat disiplin dalam menerapkan 3M dan satu rumah memiliki satu jumantik.

"Tim surveilans juga kami ketatkan. Mereka harus kerjasama dengan rumah sakit agar melaporkan dalam waktu 24 jam ke Dinas Kesehatan agar setiap kasus atau suspect DBD bisa dilakukan investigasi segera," ujarnya.

Ketua Perhimpunan Ahli Epidemiologi Indonesia (PAEI) Provinsi Lampung, Ismen Mukhtar, meminta kepada aparat desa hingga tingkat terendah seperti RT dan RW untuk ikut terlibat dalam melakukan deteksi kasus DBD.

Ismen menjelaskan, aparat desa seperti RT dan RW dapat menjadi agen atau pemimpin dalam melakukan pemberantasan sarang nyamuk dengan menggunakan metode 3M plus.

"DBD ini kan penyakit musiman yang dapat dicegah dengan berbagai langkah. Sehingga aparat desa harus ikut terlibat dalam penanganan secara dini. Karena ini tidak bisa jika hanya mengandalkan petugas kesehatan saja," terangnya. (*)

Artikel ini sudah terbit di SKH Kupas Tuntas edisi Senin, 19 September 2022 dengan judul "Satu Hari Terjadi 14 Kasus DBD di Lampung" 


Video KUPAS TV : Empat Website Pemkot Bandar Lampung Diretas