• Sabtu, 01 Oktober 2022

Update Kecelakaan Maut Kereta Vs Pajero di Tegineneng, Korban Tewas Tambah Satu

Rabu, 14 September 2022 - 13.01 WIB
723

Polisi dan warga sekitar saat mencoba evakuasi korban. Foto: Yugo/Kupastuntas.co

Kupastuntas.co, Pesawaran -  Korban tewas kecelakaan antara Kereta Api dengan Mobil Pajero di perlintasan rel kereta tanpa palang pintu, Desa Gedung Gumanti Kecamatan Tegineneng bertambah satu orang. Hal tersebut setelah dilakukannya perawatan di Rumah Sakit Abdul Muluk Bandar Lampung.

Hal itu didapatkan dari keterangan Kapolsek Tegineneng AKP Timur Irawan saat dikonfirmasi Kupastuntas.co.

"Korban atas nama Totok Andriyanto (37) meninggal dunia setelah dilakukan perawatan di Rumah Sakit," katanya saat dikonfirmasi. Rabu, (14/09/2022).

Ia juga mengatakan sampai saat ini korban meninggal dunia atas kejadian tersebut menjadi dua orang, dan dua korban lainnya sedang dilakukan perawatan.

BACA JUGA: Kecelakaan Maut Kereta Api Vs Pajero di Tegineneng, Satu Tewas

"Korban Umi Sanah (32) saat ini sedang dilakukan perawatan karena dalam keadaan kritis, sedangkan korban Ainun (6) sedang dilakukan perawatan di Puskesmas," pungkas AKP Timur Irawan.

Diketahui, kecelakaan lalu lintas antara Kereta Api Penumpang dengan Mobil Pajero Sport pada Rabu, (14/09/2022) sekitar pukul 07.00 WIB. Kecelakaan tersebut terjadi di persimpangan perlintasan kereta api tanpa palang pintu di Desa Gedung Gumanti Kecamatan Tegineneng.

Kasat Lantas Polres Pesawaran AKP Martoyo saat dikonfirmasi mengatakan kecelakaaan terjadi disaat kendaraan Pajero Sport nomor Polisi BE 7777 UM berjalan dari arah Gedong Gumanti menuju arah Bumi Agung Kecamatan Tegineneng.

"Saat tiba di tempat kejadian perkara tepatnya di perlintasan Kereta Api di Dusun Induk Desa Gedong Gumanti Kecamatan Tegineneng tanpa palang pintu, dalam waktu yang bersamaan datang Kereta Api S6A Kualastabas dari arah Bandar Lampung menuju Lampung Utara. Dan tabrakan tak dapat dihindarkan," katanya.

"Saat itu lah terjadi kecelakaan pada pagi ini yang menyebabkan mobil Pajero mengalami rusak berat," Tambah AKP Martoyo. (*)