• Sabtu, 01 Oktober 2022

Terpilih Sebagai Dekan FKIP Unila, Prof Sunyono Fokus Kembalikan Kepercayaan Masyarakat Pasca OTT

Selasa, 13 September 2022 - 13.20 WIB
117

Dekan terpilih FKIP Unila yang baru, Prof Sunyono. Foto: Muhaimin/Kupastuntas.co

Kupastuntas.co, Bandar Lampung - Pemilihan Dekan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Lampung (Unila) periode 2022-2026, telah resmi selesai dan menemukan pemenangnya.

Hasil tersebut memunculkan nama Prof. Dr. Sunyono. M.Si. sebagai dekan yang baru yang sebelumnya menjabat Wakil Dekan 1 Bidang Akademik dan Kerjasama. Pemilihan Dekan ini dilakukan di Gedung Dekanat FKIP Unila, Selasa, 13 September 2022.

Prof. Sunyono menang dengan total suara mencapai 13 suara, disusul oleh Prof. Abdurrahman dengan 10 suara, dan Dr. Sugeng Sutiarso dengan 2 suara.

Prof. Sunyono mengatakan saat ini tantangan terberat untuknya sebagai dekan terpilih yang baru adalah untuk mengembalikan kepercayaan masyarakat.

"Tentu saja kita ada semacam tsunami kemaren maka kepercayaan publik sudah mulai turun, nah kerja berat bagi saya adalah bagaimana membangun kepercayaan ini kepada masyarakat," katanya.

Prof. Sunyono mengatakan nantinya FKIP Unila akan mengadakan konsolidasi internal terlebih dahulu untuk membangun kepercayaan tersebut.

"Nantinya kita tentu banyak mitra-mitra kita akan kita undang, selain para dosen karyawan dan juga mahasiswa melalui kelembagaan mahasiswa akan kita ajak bicara," ujarnya.

"Setelah semua dari kita internal melakukan konsolidasi maka kita juga akan melaksanakan konsolidasi dengan mitra-mitra yang ada di masyarakat terutama dinas pendidikan, pemda dan lain sebagainya," sambungnya. 

Prof. Sunyono sendiri saat ini menggantikan calon Dekan sebelumnya, Muhammad Basri yang terjerat kasus OTT KPK bersama dengan Karomani.

Posisi dekan FKIP saat ini masih dipegang oleh plt, Patuan Raja yang juga merupakan dekan sebelumnya. 

Profil Sunyono Dekan Terpilih Baru FKIP

Dekan terpilih yang baru, Prof. Dr. Sunyono, M.Si. berhasil unggul pada pemilihan yang diadakan di gedung dekanat FKIP Universitas Lampung (Unila).

Prof. Sunyono sendiri merupakan lulusan Sarjana (S1) di FKIP mengambil jurusan pendidikan Kimia dan lulus pada tahun 1989 dan dirinya diangkat menjadi dosen di jurusan Kimia tepatnya pada tahun 1991.

"S1 di Pendidikan Kimia FKIP Universitas Lampung tahun 1989 saya lulus kemudian tahun 1991 saya diangkat menjadi dosen di FKIP ini khususnya di program studi kimia," katanya saat ditemui di Gedung Dekanat, Selasa (13/09).

Sunyono melanjutkan pendidikan S2 di Universitas Gajah Mada mengambil studi kimia fisik dan lulus pada tahun 1997.

Usai lulus S2 ia mengemban tugas sebagai ketua studi S1 pada program pendidikan kimia sampai tahun 2002.

Lalu pada tahun 2002 sampai dengan 2006, Prof. Sunyono diangkat menjadi pembantu rektor lll waktu itu yaitu bapak Muhammad Toha sebagai tim kerja pembantu rektor lll, di Universitas Lampung.

"Kemudian saya kembali ke fakultas sebagai tim pengelola PLTG pada waktu itu dan pada tahun 2010 saya berangkat S3 di Universitas Surabaya mengambil jurusan sains dan lulus pada tahun 2014," pungkasnya.

Lanjut Sunyono pada tahun 2014 sampai dengan 2019 ia berada di kementerian pendidikan dan kebudayaan sebegai tim konsorium. 

"Saya membantu kementerian sebagai tim konsorsium yaitu tim pengembang PLTG pendidikan diklat profesi guru sampai tahun 2017," imbuhnya.

Selanjutnya pada tahun 2017 dirinya diajak oleh, Kemendikbud sebagai tim pengembang profesi guru pra jabatan di Kemenristekdikti sampai tahun 2019.

Ia juga menceritakan dirinya mengundurkan diri pada tahun 2019 menjadi tim pengembang profesi guru pra jabatan, dikarenakan pada tahun 2018 terpilih sebagai Wakil Dekan 1 FKIP Unila.

"Tahun 2019 saya mengundurkan diri, kenapa? Karena saya diangkat pada oktober 2018 sebagai wakil dekan bidang akademik dan kerja sama sehingga saya tidak bisa fokus di kementerian sehingga saya fokus untuk menjalankan tugas," paparnya.

Lalu pada 2022, ia menjadi anggota duta kampus merdeka sebagai tim elevator siaga. 

"Saya juga sebagai anggota duta kampus merdeka yang ketuanya adalah, pak Yanuar Dwi Prastyo dari UBL dan saya juga sebagai tim elevator siaga untuk saat ini," tandasnya. (*)