• Rabu, 28 September 2022

Yose Rizal: Masuk PDI Perjuangan Yang Tadinya Preman Bisa Jadi Orang Baik

Senin, 12 September 2022 - 17.42 WIB
144

Yose Rizal Ketua Dewan Pengurus Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Lampung Utara, saat memberikan sambutan. Foto: Yudha/Kupastuntas.co

Kupastuntas.co, Lampung Utara - Yose Rizal, selaku Ketua Dewan Pengurus Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Lampung Utara mengatakan bahwa kader PDIP dari orang yang tidak baik bisa menjadi orang baik setelah bergabung dalam partai besutan putri Proklamator Bung Karno tersebut.

Hal itu ia sampaikan di Sekretariat PDI Perjuangan Lampura dalam agenda rakor tentang rekrutmen bakal Daftar Calon Sementara (DCS) Pemilu 2024, Senin (12/9/2022).

"Yang masuk PDI Perjuangan mau dia preman, kyai, tokoh masyarakat juga boleh, tetapi walaupun begitu kita tinggalkan itu semua kalau sudah didalam dan kita harus kompak, karena saya yakin dengan kekompakan akan memberikan dampak yang baik pada partai, karena yang masuk PDI walaupun dia dari preman bisa berubah jadi orang baik kedepanya kalau dia serius mau berubah," tegasnya.

Ia juga meyakini, bahwa militansi para Kader adalah salah satu kunci keberhasilan dan kekuatan partai.

"Kita punya tugas dan tanggung jawab untuk merangkul semua elemen dari jauh-jauh hari baik itu tokoh masyarakat, maupun tokoh agama, sehingga memerlukan militansi kader yang tinggi untuk melahirkan anggota Dewan dari PDI Perjuangan pada pemilu nantinya," katanya.

Ia juga berharap para Kader PDI Perjuangan harus disiplin dan serius bekerja.

"Para pengurus PAC dan Ranting, saya minta untuk disiplin dan serius dalam bekerja, dan paling tidak PAC harus melakukan rapat minimal dua minggu satu kali, dan untuk Ranting harus melakukan rapat minimal satu bulan satu kali, pembahasannya tentang apa saja yang menyangkut tentang daerahnya masing-masing," ujarnya.

Ia juga mengatakan, para Kader PDI Perjuangan harus melakukan pendekatan kepada masyarakat dan mengetahui segala hal yang ada di daerahnya masing-masing.

"Jadi setiap pengurus PAC dan Ranting  diharuskan melakukan pendekatan dan memahami wilayahnya masing-masing, baik itu tokoh masyarakat, tokoh agamanya ada berapa, Puskesmasnya ada berapa, sehingga lebih dekat dengan masyarakat," pungkasnya.

Ia juga mengatakan bahwa DPC Lampura tidak mendapatkan perhatian khusus (dalam artian yang negatif) dari DPD sehingga ia berharap kader dapat bekerja lebih optimal.

"Alhamdulillah DPC Lampura tidak mendapatkan perhatian khusus dari DPD Provinsi, artinya kinerja kita dalam penilaian yang masih baik," tutupnya. (*)