• Jumat, 15 Mei 2026

Pria Paruh Baya di Kalianda Lamsel Ditemukan Tewas Gantung Diri

Jumat, 09 September 2022 - 22.28 WIB
674

Tim Inafis Polres Lamsel dan tenaga medis saat memeriksa korban bunuh diri. Foto: Handika/Kupastuntas.co

Kupastuntas.co, Lampung Selatan - Seorang pria bernama Surono (47) warga Kelurahan Bumi Agung, Kecamatan Kalianda, Kabupaten Lampung Selatan (Lamsel), nekat mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri diduga karena tidak kuat menahan beban sakit yang diidapnya bertahun-tahun.

Dikonfirmasi, Kapolsek Kalianda, Iptu Sugianto membenarkan peristiwa tragis yang terjadi Jum'at sore (09/09/2022) sekira pukul 16.30 WIB.

"Betul. Jadi putri dari almarhum inisial NK (15) ketika pulang kerumah, tidak bisa masuk karena pintu dikunci dari dalam. Kemudian, dua orang tetangga dimintai bantuan untuk memastikan kondisi ayahnya dan menemukan sudah dalam posisi menggantung di pintu kamar rumah," terangnya, mewakili Kapolres Lamsel AKBP Edwin.

Mulanya, putri korban pulang kerumah dan mendapati pintu depan tertutup rapat serta dikunci dari dalam. Usai pintu diketuk berkali-kali namun tak ada yang membukakan, kecemasan sang putri mulai muncul mengingat ayahnya yang sehari-hari menjadi perongsok tengah menderita sakit.

"Karena khawatir terjadi sesuatu, anak korban meminta tolong ke tetangga bernama Adi Winaryo (43) dan Toto (45) untuk melihat kerumah. Mereka segera  mendatangi rumah korban dan menggedor pintu, tetapi tetap tidak dibuka," ujar Kapolsek menceritakan kembali.

Salah seorang dari mereka, mencoba mengintip dan mencongkel jendela kamar. Betapa terkejutnya, kala melihat Surono menggantung di pintu kamar dan tak bergerak sama sekali.

Mereka lantas memutuskan mendobrak pintu depan rumah korban dan masuk kedalam rumah, disitulah korban ditemukan telah tiada.

"Lalu saksi langsung melaporkan peristiwa tersebut kepada Ketua RT yakni saudara Misjan, dan selanjutnya melapor ke Polsek Kalianda, Polres Lampung Selatan," imbuh Kapolsek.

Polisi lantas bergegas meluncur ke lokasi dan mengamankan TKP. Setelah itu, Tim Inafis Polres Lamsel dan tenaga medis dihubungi agar segera ke lokasi.

"Dan setelah dilakukan pemeriksaan di TKP, jenazah korban diturunkan dari tempat gantung diri sesuai prosedur penanganan TKP," timpal Kapolsek.

Kapolsek menambahkan, kondisi korban saat ditemukan dalam posisi tergantung di pintu kamar dengan tali tambang warna merah terikat simpul hidup menjerat belakang leher. 

"Mulut korban sedikit terbuka, lidah sedikit menjulur, mengeluarkan liur dan pada bagian kemaluan terdapat cairan laki-laki. Pada tubuh korban, tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan akibat benda tumpul maupun tajam," urainya.

Dari keterangan keluarga dan para saksi, diketahui korban mengidap sakit urat disertai dada sering sesak dan diderita sejak lama.

Atas permintaan keluarga korban sendiri yang menerima kejadian itu sebagai musibah, akhirnya jenazah almarhum langsung dilakukan prosesi pemakaman.

"Pihak keluarga korban sangat menyadari dan menerima sepenuhnya, bahwa kejadian tersebut merupakan musibah. Maka pihak keluarga meminta, agar jenazah korban tidak dibawa ke rumah sakit dan akan langsung dilakukan pemakaman," pungkas Kapolsek. (*)

Editor :