• Rabu, 28 September 2022

Panen Raya Si Raja Buah, Pedagang Durian Musiman di Way Kanan Raup Untung Besar

Rabu, 31 Agustus 2022 - 19.47 WIB
80

Arbet (25) salah satu pedagang durian musiman asal Way Kanan saat menjajakan durian. Foto: Rahman/Kupastuntas.co

Kupastuntas.co, Way Kanan - Panen buah durian yang berlimpah saat ini sedang terjadi di Kabupaten Muara Enim, Sumatera Selatan, tak pelak hal itu membuat pedagang buah durian musiman di Way Kanan mulai menjamur, mereka memanfatkan momen ini dengan menjual sang raja buah-buahan itu di mobil bak terbuka berlokasi di pinggir jalan protokol, dari usahanya ini salah satu pedagang mengaku bisa meraup untung ratusan ribu rupiah per harinya.

Kabupaten Way Kanan adalah kabupaten yang berbatasan langsung dengan Provinsi Sumatera Selatan, jarak geografis yang tak terlalu jauh ini dimanfaatkan warga untuk berdagang durian yang mereka ambil langsung dari Simpang Meo, Muara Enim, Sumatera Selatan.

Arbet (25) salah satu pedagang durian musiman asal Way Kanan mengatakan, dirinya berjualan durian sejak awal panen pada bulan lalu, ia mengambil durian langsung dari Simpang Meo dan menjual nya di Way Kanan bahkan sampai Lampung Utara.

"Saya jual duren ini udah hampir 2 mingguan ini, saya ngambil langsung ke Simpang Meo, soalnya disana lagi panen raya, kalau dari Way Kanan cuma 2 jam, keuntungan yang saya hasilkan bisa mencapai Rp500.000 hingga Rp1000.000 per harinya, saya jualnya tidak di Way Kanan saja, kadang di Bukit Kemuning Lampura, pindah pindah, soalnya saya ngelapak pakek mobil," ungkapnya saat memberikan keterangan Rabu (31/08/2022).

Arbet mengatakan, saat ini harga durian dijual lebih murah dari sebelumnya, harga sekarang bervariasi mulai dari harga Rp10.000 hingga Rp25.000. Dan sebelum panen melimpah harga durian bisa dijual dengan harga Rp25000 hingga Rp50.000 per buahnya.

"Harga jual durian sekarang sudah bervariasi tergantung ukuran dari buah duriannya, kalau sebelum panen raya itu ya agak tinggi harganya," ungkapnya.

Arbet mengatakan, Ia mengambil buah durian setiap hari berangkat subuh dari kediamannya.

"Iya setiap hari ngambil kesana bang, setiap abis subuh saya berangkat, kebetulan disana jadi bolak-balik perjalanan, kira kira 4 jam kalau kita PP makai mobil," ungkapnya.

Arbet mengatakan, mengambil durian setiap harinya sampai 200 hingga 400 buah dan jika beruntung bisa habis hanya dalam waktu sehari saja.

"Hampir tiap hari ngambil ratusan bang, hari ini tadi saya ngambil 400 buah, durian yang paling banyak diminati masyarakat yang isinya kuning dan tebal bang, allhamdulilah minat masyarakat masih cukup tinggi membeli durian sekarang," tutupnya. (*)