Kadin Lampung Sebut Kenaikan Harga BBM Bersubsidi Bakal Pengaruhi Inflasi
Kamar Dagang dan Industri Indonesia (KADIN). Foto: Ist.
Kupastuntas.co, Bandar Lampung - Wakil Ketua Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) Lampung, Yuria Putra Tubarat, mengungkapkan jika kenaikan harga BBM bersubsidi akan memicu inflasi serta menggerus daya beli masyarakat.
"Jika pemerintah jadi menaikan harga BBM bersubsidi, maka ini dikhawatirkan dapat memperngaruhi peningkatan inflasi serta penurunan daya beli masyarakat," kata dia saat diminta keterangan, Selasa (30/8/2022).
Karena itu ia meminta kepada pemerintah pusat untuk mempertimbangkan ulang rencana kenaikan harga BBM bersubsidi yang rencananya akan diterapkan dalam waktu dekat.
"Kenaikan BBM ini memang perlu dipertimbangkan ulang dampak nya seperti apa terhadap beban masyarakat. Karena kita ini kan baru bangkit dari pandemi dan belum tuntas," terangnya.
Yuria juga memimta kepada pemerintah untuk memastikan ketersediaan stok BBM sehingga masyarakat tidak perlu antri jika mengisi bahan bakar.
"Meski harga naik tapi antrian masih terjadimaka itu sama saja. Maka pemerintah ambil lah kebijakan yang tidak merugikan pemerintah dan tidak membebani masyarakat," kata dia. (*)
Video KUPAS TV : Mantan Kapolresta Bandar Lampung Terseret Kasus Sambo
Berita Lainnya
-
Perintah Kapolda Lampung Tembak di Tempat Pelaku Begal Tuai Pro dan Kontra
Sabtu, 16 Mei 2026 -
PLN UID Lampung Dorong 100 Persen Kendaraan Operasional Berbasis EV
Sabtu, 16 Mei 2026 -
Tembak di Tempat Pelaku Begal, Instruksi Kapolda Lampung Dinilai Sejalan dengan Hukum Progresif
Jumat, 15 Mei 2026 -
Muhammad Fari Madyan Alumnus Universitas Teknokrat Indonesia Sukses Bangun Ekosistem Digital Lampung hingga Tembus Perusahaan Internasional
Jumat, 15 Mei 2026








