Realisasi Belanja 47,34 Persen, OPD di Lampung Diminta Percepat Proses Pengadaan Barang dan Jasa
Sekretaris Daerah Provinsi Lampung, Fahrizal Darminto, saat dimintai keterangan, Kamis (19/8/2022). Foto:Ria/kupastuntas.co
Kupastuntas.co, Bandar Lampung - Realisasi belanja Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun 2022 hingga saat ini telah mencapai 47,34 persen.
Sekretaris Daerah Provinsi Lampung, Fahrizal Darminto mengatakan, belanja Pemprov berada di angka 47,34 persen atau sebesar Rp3.319.681.956.654 dari total belanja Rp7.011.699.025.933.
"Sementara untuk pendapatan daerah sendiri saat ini berada di angka 59,79 persen atau senilai Rp3.921.175.847.761,91 dari target pendapatan sebesar Rp6.558.085.742.933," kata Fahrizal, saat dimintai keterangan, Kamis (19/8/2022).
Selanjutnya Fahrizal meminta kepada seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) mempercepat proses pengadaan barang dan jasa serta memaksimalkan berjalannya progam kerja yang telah terencana.
"Dengan begitu maka serapan APBD juga akan berjalan. Karena ini juga penting untuk dilakukan agar perekonomian juga terus meningkat. Belanja pegawai juga terus dimaksimalkan," lanjutnya.
Sementara Pengamat ekonomi dari Universitas Lampung, Yoke Muelgini, juga meminta kepada pemerintah daerah untuk melakukan percepatan dalam penyerapan APBD.
Ia menilai, penyerapan APBD terutama program kerja yang bertujuan untuk mensejahterakan rakyat.
Hal tersebut akan berdampak terhadap berjalan roda perekonomian dan pertumbuhan ekonomi daerah.
"Tentunya semakin banyak progam yang sudah berjalan maka APBD akan terus terserap. Tapi ini juga kan harus diimbangi antara belanja dan pendapatan sendiri. Penyerapan yang maksimal akan berdampak terhadap pertumbuhan ekonomi," terangnya. (*)
Video KUPAS TV : Pemkot Bandar Lampung Gelar Vaksinasi Merdeka
Berita Lainnya
-
Empat Calon Ketua Apindo Lampung Ambil Berkas Pendaftaran
Sabtu, 20 Juni 2026 -
Hadiri Rakernas PJ91, Wagub Jihan Tekankan Budaya Gotong Royong Dukung Pembangunan Daerah
Sabtu, 20 Juni 2026 -
Anshori Djausal Diperiksa Kejati Lampung 8 Jam Terkait Penyertaan Modal Awal PT LEB Rp10 Miliar
Sabtu, 20 Juni 2026 -
Pemprov Matangkan Peluncuran Lampung In Versi 2
Jumat, 19 Juni 2026








