• Senin, 26 September 2022

Bapak Tiri di Bakauheni Lamsel Diduga Setubuhi Anaknya yang Masih Dibawah Umur

Kamis, 18 Agustus 2022 - 12.17 WIB
119

Polsek Penengahan, Kabupaten Lampung Selatan. Foto: Handika/Kupastuntas.co

Kupastuntas.co, Lampung Selatan - Seorang pria berinisial H (32) diduga telah menyetubuhi gadis dibawah umur sebut saja Melati yang tak lain adalah anak tirinya sendiri, dan kini kabur usai dilaporkan ke Polsek Penengahan, Kabupaten Lampung Selatan (Lamsel).

Dikonfirmasi hal itu, Kapolsek Penengahan, Iptu Gobel membenarkan dan tengah memburu pelaku yang tak lain masih ayah tiri dari korban.

"Hari Senin (15/08/2022) kemarin, ibu korban melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Penengahan," ungkapnya, Kamis (18/08).

Dalam laporannya, ibu korban S (52) yang tinggal di Kecamatan Bakauheni melaporkan suaminya inisial H karena telah berbuat asusila kepada korban yang masih kelas 5 SD.

"Menurut pengakuan ibu korban, pada hari Senin tanggal 18 Juli 2022 sekira pukul 05.30 WIB, terduga pelaku telah melakukan pelecehan anak dibawah umur di kediamannya," lanjut Kapolsek.

Perilaku bejat itu sendiri baru terbongkar baru-baru ini, karena pelaku memberikan ancaman kepada korban untuk tidak memberitahu siapa-siapa.

"Pelaku mengancam dengan berkata kepada korban, awas kamu jangan cerita ke orang lain ya," ujar Kapolsek menirukan.

Sebelumnya, ibu korban sempat bersitegang dengan pelaku sebelum akhirnya melapor ke Polsek Penengahan. Disinyalir, pelaku kabur usai hari itu.

"Pelaku terlanjur melarikan diri dan hingga kini masih dalam pengejaran polisi," timpalnya lagi.

Kapolsek menambahkan, polisi sebenarnya telah beberapa kali melacak lokasi keberadaan pelaku namun masih nihil.

"Kami sempat dua kali menggerebek rumah saudara yang diduga menjadi tempat persembunyian pelaku, namun pelaku sudah berpindah tempat. Untuk pelaku sudah kami tetapkan DPO (daftar pencarian orang)," pungkasnya.

Terpisah, Kades setempat bernama Bahtiar mengaku terkejut dan menyayangkan kejadian memilukan yang melibatkan warganya itu.

"Setahu saya, H ini perilakunya baik di masyarakat. Saya juga tidak menyangka bisa berbuat seperti itu, karena kita kan nggak tahu perilaku orang dibelakang," jawabnya.

Bahtiar sedikit banyak tahu kejadian itu dari cerita ibu korban yang berprofesi sebagai pedagang sayur di Pasar Bakauheni, Sedangkan H suaminya adalah seorang petani.

"Harapan saya, tadinya bisa diselesaikan melalui rembug pekon. Namun, karena sudah melapor ke polisi ya kita serahkan semuanya ke proses hukum," singkatnya. (*)

Video KUPAS TV : Polisi Gerebek Gudang Penimbun Solar di Pringsewu