• Senin, 26 September 2022

Seorang Pria Ditemukan Meninggal di Sungai Way Kanan, Keluarga Ajukan Visum

Rabu, 17 Agustus 2022 - 14.10 WIB
142

Jenazah saat dibawa ke Puskesmas Serupa Indah, Way Kanan. Foto: Rahman/kupastuntas.co

Kupastuntas.co, Way Kanan - Pamit pergi mencari ikan, pria ditemukan meninggal di sungai, tepatnya di jembatan Way Bolong, Kabupaten Way Kanan pada Senin (15/8/2022) sekitar pukul 13.30 WIB. Sementara pihak keluarga mengajukan untuk dilakukan visum.

Kapolsek Pakuan Ratu, Thosirah mengatakan, sebelumnya, korban yang bernama Joni pamit kepada keluarganya akan mencari ikan di sungai dengan berjalan kaki.

"Kemudian sampai malam korban ini tidak pulang," katan Thosirah, saat memberikan keterangan, Rabu (17/08/2022).

Thosirah melanjutkan, kemudian oleh keluarga korban dengan dibantu warga dilakukan pencarian, dan pada pukul 21.20 WIB di hari yang sama korban ditemukan meninggal di sungai dalam posisi tenggelam, dan hanya terlihat punggung korban.

"Di lokasi kita menemukan satu botol tanpa merek warna putih diduga wadah putas (racun ikan) dan satu serok ikan milik korban, serta keramba ikan milik korban," ungkapnya.


Setelah menemukan korban, kemudian masyarakat membawa korban pulang ke rumah duka di Desa Sukabumi, Kecamatan Pakuan Ratu, Kabupaten Way Kanan.

"Kemarin 16 Agustus 2022 sekitar pukul 14.00 WIB keluarga korban dari Lampung Utara mengajukan permohonan untuk dilakukan visum  ettepertum dan Polsek Pakuan Ratu memfasilitasi untuk dilakukan visum di Puskesmas Serupa Indah," ungakpnya.

Hasil dari visum tersebut lanjut Thosirah, tidak ditemukan tanda tanda kekerasan di tubuh korban dan dugaan sementara korban terperosok jatuh ke sungai.

"Kemudian jenazah telah diserahkan kepada pihak keluarga untuk dilakukan pemakaman, situasi aman kondusif, saya dan anggota kemarin berada di rumah korban sampai menunggu selesai pemakaman jenazah korban," tuturnya.

Sementara salah satu perawat Puskesmas yang enggan disebutkan namanya menjelaskan, bahwa berdasarkan pemeriksaan dokter tidak ditemukan adanya Indikasi tindak kekerasan.

"Saya juga melihat langsung kondisi jenazah, memang ada luka namun itu lebih tepatnya karena benturan di dalam air atau tersangkut kayu karena korban meninggal tenggelam saat pergi mancing dari rumahnya," tutupnya. (*)


Video KUPAS TV : Aksi Demo Petani Singkong di Depan Gedung DPRD Lampura diwarnai kericuhan