Lamsel dan Lampura Mulai Tanam Sorgum Jadi Pengganti Gandum, Ini Kelebihannya
Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Pemprov Lampung, Kusnardi. Foto: Dok/kupastuntas.co
Kupastuntas.co, Bandar Lampung - Dua daerah di Provinsi Lampung yakni Kabupaten Lampung Selatan (Lamsel) dan Lampung Utara (Lampura) mulai mengembangkan tanaman sorgum sebagai salah satu upaya untuk mengurangi ketergantungan terhadap impor gandum.
Asisten II Bidang Perekonomian dan pembangunan Pemprov Lampung, Kusnardi mengatakan, untuk di Lampung Selatan dan Lampung Utara, pihaknya bekerjasama dengan LSM dan sudah mulai menanam sorgum.
"Untuk lahan nya sendiri sekitar 10 hektare lebih," kata Kusnardi, saat dimintai keterangan, Rabu (17/8/2022).
Menurutnya, pengolahan sorgum sendiri di Provinsi Lampung masih tergolong minim. Selain itu untuk tingkat produksi juga belum terlalu banyak, lantaran pasar penjualan yang masih sempit.
"Sorgum pengolahannya masih minim, jadi harus diolah menggunakan alat yang khusus. Alat ini digunakan untuk pemecah biji terus untuk penepung, juga alatnya khusus dan kita belum punya," terangnya.
Terkait kelebihan dari sorgum, Kusnardi menjelaskan, sorgum tidak hanya bisa dimanfaatkan sebagai tepung yang berasal dari biji, namun sorgum juga bisa dimanfaatkan batangnya untuk diperas dan dijadikan sebagai gula.
"Keuntungan sorgum ini bisa di ratun, jadi setelah di potong akan tumbuh lagi tunas baru. Kandungan karbohidrat nya juga bagus dan gluten nya rendah. Ini sebagai penguatan ketahanan pangan karena dia masuk ke sumber karbohidrat," bebernya.
Untuk lahan tanam sendiri lanjutnya, sorgum dapat ditanam di lahan kritis, ketersediaan air terbatas di daerah dengan dataran rendah hingga dataran sedang.
"Jadi lahan kering yang tidak bisa ditanamin apa-apa, ini bisa dimanfaatkan untuk ditanami sorgum jadi lahannya tidak nganggur. Apa lagi sekarang negara produsen gandum sudah membatasi ekspor ke berbagai negara termasuk Indonesia," kata dia.
Sebelumnya, Kepala Staf Kepresidenan, Moeldoko mengungkapkan, pengembangan sorgum baru dilakukan di beberapa provinsi.
"Beberapa provinsi itu diantaranya Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, Jawa Barat, Jawa Timur, hingga Lampung," ungkapnya. (*)
Video KUPAS TV : Lapak dan Ruko di Pasar Bawah Hangus di Lahap Api
Berita Lainnya
-
Mahasiswa Universitas Teknokrat Lahirkan Inovasi PLTB Archimedes 3 Sudu untuk Penerangan UMKM Gunung Kunyit
Sabtu, 16 Mei 2026 -
Istri Bripka Anumerta Arya Supena Bersyukur Kasus Cepat Terungkap
Sabtu, 16 Mei 2026 -
Kenangan Rekan untuk Bripka Arya Supena, Polisi Baik yang Gugur saat Bertugas
Sabtu, 16 Mei 2026 -
Perintah Kapolda Lampung Tembak di Tempat Pelaku Begal Tuai Pro dan Kontra
Sabtu, 16 Mei 2026








