• Rabu, 28 September 2022

Momen HUT ke-77 RI, Lapas Kalianda Tepis Wajah Menyeramkan

Senin, 15 Agustus 2022 - 13.25 WIB
112

Kalapas Kelas IIA Kalianda, Dr Tetra Destorie Imantoro, saat ditemui tim kupastuntas.co di Lapas Kalianda, Senin (15/08/2022). Foto: Handika/kupastuntas.co

Kupastuntas.co, Lampung Selatan - Dalam momen HUT ke-77 RI, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Kalianda, Kabupaten Lampung Selatan (Lamsel), menepis praduga wajah menyeramkan terkait kondisi dan situasi didalamnya.

Kalapas Kelas IIA Kalianda, Dr Tetra Destorie Imantoro mengatakan, ada perubahan paradigma kehidupan di dalam lembaga pemasyarakatan yang ia pimpin dalam dua tahun terakhir.

"Sesuai dengan misi Kemenkumham RI yakni, meningkatkan secara kepribadian mental spiritual memperbaiki hubungan dengan Tuhan dan skil warga binaan agar ketika kembali ke masyarakat bisa diterima seutuhnya," kata Dr Tetra, saat ditemui kupastuntas.co di Lapas Kalianda, Senin (15/08/2022).

Didukung kekuatan 87 personel yang ada lanjut Tetra, mereka diharuskan membina dan mengawasi seluruh isi lapas yang jumlahnya ternyata tak sedikit.

"Seluruh kekuatan personel kami berjumlah 87 orang, terbagi dalam 10 regu pengamanan untuk mengawasi warga binaan yang seluruhnya 774 orang," lanjut alumni S3 Doktor Universitas Padjadjaran tahun 2016 itu.


Meski begitu, pendekatan secara humanis yang dikedepankan oleh jajarannya mampu memikat warga binaan dalam jumlah besar tersebut tidak berbuat macam-macam dan mengikuti segala ketentuan yang ada di dalam Lapas.

"Alhamdulillah melalui pendekatan secara humanis terhadap warga binaan, kami diganjar prestasi pelayanan bebasis HAM dengan meraih predikat wilayah bebas dari korupsi atau WBK pada tahun 2021 dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi RI," timpalnya.

Meski tetap merendah, Tetra mengklaim kondisi warga binaan Lapas Kelas IIA Kalianda yang dulunya didominasi kasus penyalahgunaan Narkoba kini berangsur menurun jumlahnya.

"Dulu, warga binaan kasus penyalahgunaan Narkoba diatas 60 persen dan sekarang menurun menjadi 40 persen," rincinya.

Hal itu, tidak lantas membuat Tetra dan jajarannya jumawa. Buktinya, mereka terus bersinergi dengan aparat penegak hukum di wilayah setempat.

"Kami terus bersinergi dengan aparat penegak hukum diantaranya Kepolisian, Kejaksaan, Pengadilan dan Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Lampung Selatan. Bahkan, kemarin kami baru saja melakukan tes urine secara acak kepada 50 warga binaan dan alhamdulillah hasilnya semua dinyatakan negatif," urainya.


Untuk memastikan keamanan dan kondusifitas di dalam Lapas, Tetra mengaku menggandeng Kodim/0421 Lampung Selatan melalui kegiatan sambang.

"Kegiatan sambang dari kawan-kawan Kodim/0421 Lampung Selatan, untuk memastikan bahwa Lapas Kelas IIA Kalianda aman dan terkendali," tambahnya.

Berkenaan dengan perayaan HUT Republik Indonesia ke-77 yang hampir bersamaan dengan peringatan Hari Dharma Karya Dhika yang ke-77, Tetra mengungkapkan jika hal ini adalah momen yang sangat baik.

"Di momen peringatan hari kemerdekaan pada 17 Agustus 2022 ini agak berbeda, karena kami merayakan tahun pertama hari jadi Dharma Karya Dhika yang ke-77 di tanggal 19 Agustus. Maka dari itu, kemarin kami melakukan bhakti sosial ke masyarakat dan mengajak warga binaan mengikuti pertandingan olah raga seperti voli, tenis meja, lomba adzan dan mengaji. Supaya, ini menjadi momen kebahagiaan bagi mereka dan momen mencintai Negara Kesatuan Republik Indonesia," tegasnya.

Tetra juga menjelaskan, dalam kesehariannya warga binaan dibimbing untuk mengembangkan bakat dan keahlian agar bermanfaat ketika mereka kembali ke tengah kehidupan masyarakat.

Diantaranya, pelatihan menjahit, kerajinan kapal mini, pahat kayu, gerabah, seni batik, montir bengkel serta pangkas rambut hingga budidaya lebah madu.

"Sebanyak 550 orang dari 774 warga binaan, sudah kita usulkan ke Kemenkumham RI secara online untuk mendapatkan remisi pada tanggal 17 Agustus 2022. Berkat ketaatan, berkelakuan baik, tidak membuat onar sehingga ada 3 warga binaan yang akan bebas murni pada hari kemerdekaan nanti," pungkas Kalapas. (*)


Video KUPAS TV : Polisi Tangkap Residivis Spesialis Curanmor