• Senin, 26 September 2022

Minat Warga Rendah, Belasan Ribu Dosis Vaksin Covid-19 Menumpuk di Pesawaran

Selasa, 09 Agustus 2022 - 13.49 WIB
56

Kepala Bidang Surveilance dan Imunisasi Dinas Kesehatan Kabupaten Pesawaran, Helda saat diwawancarai. Foto : Yugo/Kupastuntas.co

Kupastuntas.co, Pesawaran - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Pesawaran mencatat stok vaksin Covid-19 di Kabupaten Pesawaran sebanyak 11.254 dosis. 

"Stok vaksin tersebut dari Polres dan Dinkes Setempat. Dari kami vaksin pfizer sebanyak 2.586 dosis, selanjutnya vaksin  Astra dari Polres sebanyak 6.490 dosis, dan  vaksin pfizer sebanyak 2.178 dosis untuk disuntikan kepada masyarakat dari tahap pertama hingga tahap ketiga,"  jelas Kepala Bidang Surveilance dan Imunisasi Dinas Kesehatan Kabupaten Pesawaran, Helda, Selasa (9/8/2022).

Ia mengungkapkan rendahnya capaian vaksinasi booster dikarenakan minat masyarakat rendah dan menganggap sudah tidak penting untuk melakukan vaksinasi. 

"Upaya dari kami, kami bekerjasama dengan mitra seperti TNI, Polri serta aparat desa melakukan sosialisasi terhadap vaksinasi covid-19 kepada masyarakat," ungkapnya. 

Helda mengatakan saat ini pihaknya memprioritaskan vaksinasi tahap kedua dan tahap ketiga atau booster. 

"Namun bagi masyarakat yang belum melakukan vaksinasi covid-19 tahap pertama, kami tetap melayani masyarakat yang akan melakukan vaksinasi covid-19," kata Helda.

Berdasarkan data Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Pesawaran per tanggal (09/08/2022), vaksinasi booster di Kabupaten Pesawaran baru mencapai 17,82 persen. 

Ia mengatakan masih banyak warga setempat yang belum melakukan vaksinasi, baik dari tahap pertama hingga tahap ketiga. 

"Hingga saat ini, capaian vaksinasi covid-19  tahap pertama mencapai 70 persen, vaksin tahap Kedua mencapai 58.28 persen. Sedangkan tahap ketiga atau booster baru mencapai 17.82 persen," tuturnya.

Ia menyebutkan total penerimaan vaksinasi covid-19 di Pesawaran sejak awal pandemi hingga saat ini sebanyak 680.484 dosis. 

"Sedangkan yang sudah terkomsumsi vaksin terhadap masyarakat sebanyak 613.480 dosis," singkatnya. (*)


Editor :