• Senin, 26 September 2022

Taman Satwa Lembah Hijau Sambut Kelahiran Pertama Gajah Sumatera

Senin, 08 Agustus 2022 - 19.06 WIB
49

Satu ekorĀ gajah Sumatera dari pasangan Aris dan Mega, lahir dengan sehat dan selamat di Lembaga Konservasi Taman Satwa Lembah Hijau, Senin (8/8/2022).

Sri

Kupastuntas.co, Bandar Lampung - Satu ekor gajah Sumatera lahir dengan sehat dan selamat di Lembaga Konservasi Taman Satwa Lembah Hijau, pada Minggu (7/8/2022) pukul 07:24 WIB.

Satu ekor gajah Sumatera berjenis kelamin jantan dari pasangan Aris dan Mega ini, menjadi bayi gajah yang lahir untuk pertama kalinya di Lembah Hijau Lampung sekaligus di Taman Satwa se Sumatera.

"Kelahiran dari ayahnya Aris dan betinanya Mega, gaha Sumatera. Alhamdulillah lahir kemarin sore dengan sehat, dan berat badan 102 Kg dan panjang 98 cm," kata Pemilik Taman Satwa Lembah Hijau Lampung, Irwan Nasution, Senin (8/8/2022).

Menurutnya, sejak 6 tahun lalu Lembah Hijau diberikan kepercayaan untuk mengurus gajah oleh pemerintah melalui Dinas Kehutanan, dan Kementerian Kehutanan dan Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Bengkulu Lampung.

"Sehingga kelahiran bayi gajah ini pertama kalinya di Taman Satwa Lembah Hijau Lampung. Sejak 6 tahun lalu kami di beri kepercayaan," ungkapnya.

Bayi gajah yang kehamilan memakan waktu 22 bulan itu hingga saat ini belum diberi nama.

"Akan diberikan nama siapa ini nanti mungkin akan koordinasi dengan pemerintah, sementara ini akan rawat terlebih dahulu.Tapi kami terima kasih kepada pemerintah yang sudah mempercayai kami. Ini adalah kado kami dari Lembah Hijau untuk hari gajah sedunia pada 12 Agustus besok, juga kemerdekaan RI yang ke-77," ucapnya.

Untuk proses kelahirannya sendiri pada pukul 07:15 WIB pembukaan dan keluar ketuban yang pertama.

"Pukul 07:24 WIB anaknya keluar. Jadi proses lahirnya lancar sangat cepat, cuma beberapa menit dengan total dibantu oleh lima orang," kata dia.

Sementara, Kepala Seksi Wilayah III BKSDA Bengkulu Lampung, Hifzon Zawahiri mengapresiasi atas kelahiran gajah ini. Kenapa? Karena ini merupakan kejadian yang langka.

"Ini juga merupakan upaya kita dalam hal konserpasi tidak hanya di dalam kawasan, tapi juga ini di luar kawasan," katanya. (*)

Editor :