• Rabu, 17 Agustus 2022

Bupati Parosil Dinobatkan Menjadi Warga Kehormatan PSHT Lambar

Sabtu, 06 Agustus 2022 - 23.36 WIB
190

Bupati Lampung Barat Parosil Mabsus saat mendapat SK Warga Kehormatan PSHT Lambar yang diserahkan langsung oleh Ketua Cabang PSHT Lambar Sugiono Adi Pranoto di Padepokan PSHT Cabang Lambar, Lingkungan Karya Maju Kelurahan Waymengaku Kecamatan Balikbukit Sabtu (6/8/2022) malam. Foto: Ist

Kupastuntas.co, Lampung Barat - Bupati Lampung Barat Parosil Mabsus dinobatkan sebagai warga kehormatan Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) Pusat Madiun NIC 068 Lampung Barat (Lambar).

Keputusan tersebut tertuang dalam SK pimpinan cabang PSHT Madiun No : P.068.1/SK/PP-PSHT.000/Vlll/2022 yang di bacakan oleh pembina PSHT Provinsi Lampung Supeno.

Dalam SK tersebut di jelaskan bahwa penobatan tersebut berdasarkan perhatian, bantuan serta dukungan yang di berikan dalam rangka memberikan pembinaan budaya pencak silat dan budi luhur PSHT.

Juga dalam rangka menumbuhkan sikap keteladanan dan keluhuran budi guna meningkatkan peran serta pengabdian kepada masyarakat, bangsa dan negara khususnya keluarga besar PSHT.

"Semoga dengan dinobatkannya pak bupati sebagai warga kehormatan PSHT dapat dijadikan sarana 'Memayu Hayuning Bowono' menjadi suri tauladan yang baik bagi masyarakat Lampung Barat," singkat Supeno.

Ketua Cabang PSHT Lambar Sugiono Adi Pranoto pada sambutan nya menyampaikan saat ini pencak silat besutan Ki Hajar Harjo Utomo tahun ini genap berusia 1 abad.

Malam ini Persaudaraan Setia Hati Terate (PSH) Pusat Madiun NIC 068 Lampung Barat (Lambar) mengesahkan sebanyak 585 warga baru tingkat satu tahun 2022.

Kegiatan tersebut di pusatkan di Padepokan PSHT Cabang Lambar, Lingkungan Karya Maju Kelurahan Waymengaku Kecamatan Balikbukit Sabtu (6/8/2022) malam.

"Malam ini sebanyak 585 siswa PSHT akan di sahkan yang berasal dari 15 ranting yang ada di Lambar, jumlah tersebut naik 40 persen dari tahun sebelumnya hal tersebut membuktikan bahwa PSHT semakin di cintai masyarakat," ucapnya.

Berdiri sejak tahun 1986 PSHT Lambar saat ini sudah melakukan pengesahan warga baru sebanyak 38 kali dan ia berharap pada usia 1 abad ini PSHT kedepan akan semakin jaya dan berkembang.

"Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh pelatih yang ada di seluruh Lampung Barat yang telah melatih seluruh siswa hingga mereka bisa di sahkan mudah-mudahan pengorbanan nya bisa di balas oleh Allah," tutupnya.

Bupati Lampung Barat Parosil Mabsus pada kesempatan tersebut menyampaikan rasa terima kasihnya atas apresiasi yang telah di berikan kepada nya sebagai warga kehormatan PSHT Lampung Barat.

Menurutnya PSHT memiliki tanggung jawab yang besar sebagai sebuah organiasi beladiri sebab PSHT menjadi garda terdepan dalam menjaga keutuhan NKRI.

Menjadi kebanggan bagi Pemkab Lambar terhadap PSHT yang selama ini telah memberikan kontribusi dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat yang ada di Bumi Beguai Jejama Sai Betik.

"Tidak mudah mengajak orang untuk ikut organisasi apa lagi organisasi yang membutuhkan energi dan kedisipilnan yang tinggi khususnya bidang bela diri," kata Parosil.

Namun berbeda halnya dengan PSHT yang saat ini semakin di cintai dan semakin berkembang bahkan ke daerah pelosok hal tersebut membuktikan bahwa PSHT bukan hanya milik satu golongan tetapi milik NKRI.

"Kalau kita semua paham dan sadar serta tau bahwa PSHT milik NKRI tentu warga PSHT mempunyai tanggungjawab menjadi garda terdepan menjaga keutuhan NKRI," jelasnya.

"Sebagai warga kehormatan PSHT saya mengajak kepada sleuruh warga PSHT kepada pendekar yang selalu setia kepada NKRI dan menjaga ketertiban dan keamanan daerah untuk bersama-sama mencipatakan keamanan dan kenyamanan bagi masyarakat," sambungnya.

Sebab Parosil tidak ingin PSHT mendapat cemoohan ataupun kritik negatif dari lapisan masyarakat seolah olah pendekar PSHT tidak memiliki moral.

Oleh karena itu ia mengajak seluruh warga PSHT agar menanamkan nilai-nilai luhur dan kecintaan pancasila serta ketaqwaan kepada Tuhan yang maha esa.

"Setelah di nobatkan menjadi warga kehormatan bukan hanya sebatas anggota saya juga harus menjadi keluarga besar PSHT. Tujuan nya setelah kita diberikan apresiasi kita harus serius dan mempunyai tanggung jawab terhadap organisasi," lanjutnya.

Sebab Parosil tidak ingin apresiasi yang ia terima hanya karena jabatan nya sebagai kepala daerah tetapi ia juga ingin ikut membesarkan PSHT yang ada di Bumi Sekala Bekhak.

Parosil juga menyinggung terkait maraknya anak-anak di bawah umur yang melakukan hal-hal negatif bahkan menjurus ke tindak pidana, oleh sebab itu ia mengimbau kepada masyarakat untuk memasukkan anaknya ke PSHT.

"Tidak ada salahnya anak-anak mya masuk PSHT agar anak-anak itu di didik di ajari karena apapun bentuk nya tidak pernah di benarkan kita melakukan kekerasan apa lagi meghilangkan nyawa orang, tentu ini harus menjadi persoalan serius," ucapnya.

Sebab di PSHT selain melatih bela diri yang tidak kalah pentingnya kita harus menanamkan budi pekerti agar anak-anak bisa menghormati orang tua guru lingkungan dan tanah airnya. (**)