• Senin, 08 Agustus 2022

Polda Lampung Buru Pelaku Pelemparan Bus Damri di Tol KM 69 Tanjungbintang

Jumat, 05 Agustus 2022 - 15.46 WIB
30

Kabid Humas Polda Lampung, Kombes Pol Zahwani Pandra Arsyad. Foto: Dok/ Kupastuntas.co.

Kupastuntas.co, Bandar Lampung - Polda Lampung bergerak cepat dan memburu pelaku pelemparan batu yang menimpa bus Damri berplat BE 7839 CU dan diduga dilempari oleh orang tak dikenal di sekitar KM 68 - KM 70 JTTS.

Kabid Humas Polda Lampung, Kombes Pol Zahwani Pandra Arsyad mengatakan setelah menerima laporan tersebut yang terjadi pada Kamis (3/8/2022), pihaknya langsung gerak cepat menindaklanjuti.

"Kita sudah membentuk tim gabungan, personil dari subdit III Jatanras Ditreskrimum dan Tekab 308 Polres Selatan, untuk memburu pelaku pelemparan batu tersebut,” katanya Jumat (5/8/2022).

Baca juga : Sopir Terluka dan Kaca Bus Damri Pecah Dilempar Batu, HK Ganti Rugi Rp 1 Juta

Pandra menjelaskan, tim gabungan juga telah melakukan koordinasi dengan pihak Bus Damri untuk meminta keterangan terkait peristiwa tersebut dan meminta pihak Bus Damri agar segera membuat laporan polisi.

"Kita koordinasi dengan pihak pengelola Jalan Tol untuk mendapatkan informasi petugas terkait pengamanan disekitar jalan Tol dan juga melakukan penyelidikan disekitaran TKP yang diduga di KM 69 arah Bakauheni," ujarnya.

Selain itu, langkah-langkah preventif juga akan dilakukan melalui Kapolsek dan Bhabinkamtibmas setempat dengan cara melakukan himbauan kepada masyarakat sekitar jalan tol, yang bersebelahan/samping maupun di jalan fly over yang dibawahnya ada jalan Tol.

"Jika mengalami hal serupa agar segera melapor ke pihak Kepolisian setempat, sehingga kita bisa segera mengambil langkah cepat untuk menangani kejadian tersebut," ucapnya.

Sebelumnya, Bus Damri dengan penumpang 23 orang jurusan Tanjung Karang-Bandung berangkat pukul 19.30 WIB masuk melalui Gerbang Tol Itera, kemudian terjadi pelemparan di sekitar KM 68-70 di JTTS.

"Pelemparan tidak hanya ditunjukkan ke bus Damri, tapi juga bus umum lainnya dan truk yang lewat juga terkena pelemparan di jalan itu,” ujarnya.

Atas insiden pelemparan batu tersebut, sang sopir Damri mengalami luka ringan namun seluruh penumpang di dalamnya aman.

Akibatnya keberangkatan bus ditunda dikarenakan sopir mengalami luka ringan, sedangkan para penumpang langsung diberangkatkan ke Bandung dengan bus cadangan. (*)