• Kamis, 18 Agustus 2022

Pemkot Metro Targetkan Penurunan Stunting Hingga 14 Persen

Kamis, 04 Agustus 2022 - 14.14 WIB
35

Foto : Ist.

Kupastuntas.co, Metro - Pemerintah Kota (Pemkot) Metro menargetkan penurunan prevalensi stunting dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2020 hingga 2024 sebesar 14 persen. Turunnya stunting ditargetkan tercapai hingga tahun 2024.

"Pemerintah telah menetapkan target penurunan prevalensi stunting dalam RPJMN 2020-2024 sebesar 14 persen di tahun 2024, dan untuk mencapai target yang sangat optimis tersebut perlu kerja keras dari semua pihak baik Pemerintah maupun masyarakat. Diperlukan rata-rata penurunan prevalensi stunting 2,7 persen setiap tahun bila menggunakan dasar prevalensi stunting tahun 2019 yang sebesar 27,7 persen," imbuhnya.

Menurutnya, atas dasar tersebut Pemerintah telah menyusun strategi nasional (Stranas) percepatan penurunan stunting tahun 2018-2024 yang berlandaskan pada 5 pilar.

"Pertama komitmen dan visi kepemimpinan nasional dan daerah, kemudian kampanye nasional dan perubahan perilaku, konvergensi program pusat, daerah dan desa atau kelurahan, lalu ketahanan pangan dan gizi, serta pemantauan dan evaluasi," terangnya.

Sebagai bentuk komitmen dalam percepatan penurunan stunting, Pemerintah telah menerbitkan Peraturan Presiden (Perpres) nomor 72 Tahun 2021 tentang percepatan Penurunan Stunting yang secara jelas menyebutkan bahwa strategi nasional.

“Tanpa dukungan semua pihak, target penurunan stunting 14 persen di tahun 2024 tidak akan berjalan secara maksimal, untuk itu melalui rembuk stunting ini diharapkan dapat terbangun komitmen publik dalam kegiatan penurunan stunting secara terintegrasi di Kota Metro," kata Wahdi.

Wahdi berharap agar masyarakat Kota Metro dapat bergerak bersama mendorong terwujudnya peningkatan kualitas hidup di Bumi Sai Wawai.

"Saya berharap semoga upaya kita untuk meningkatkan kualitas kehidupan yang lebih baik dapat tercapai sesuai dengan visi Kota Metro yaitu terwujudnya Kota Metro Berpendidikan, Sehat, Sejahtera dan Berbudaya," tandasnya.

Dalam kesempatan itu, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) menerangkan bahwa rembuk stunting tersebut mengangkat tema bersama cegah stunting wujudkan generasi emas metro cemerlang (Gemerlang).

"Maksud dan tujuan diadakannya kegiatan ini yakni menyampaikan hasil dan rancangan rencana kegiatan secara terintegrasi, mendeklarasi pemerintah daerah yang merencanakan penurunan stunting serta komitmen publik yang memiliki output yang ditandatangani oleh Walikota, Wakil Walikota, Ketua DPRD, Forkopimda dan Kepala OPD se-Kota Metro," tandasnya. (*)