• Rabu, 17 Agustus 2022

Cerita Acep, Hijrah Sementara dari Jawa ke Lampung Berjualan Bendera Jelang HUT RI

Rabu, 03 Agustus 2022 - 16.44 WIB
45

Acep Kurniawan (24) pemuda asal Bandung Jawa Barat adalah pedagang bendera musiman yang mencoba peruntungannya di Pringsewu dengan berjualan bendera. Foto: Gamel/Kupastuntas.co

Kupastuntas.co, Pringsewu - 14 hari jelang peringatan hari kemerdekaan indonesia atau HUT RI ke-77, sudah banyak para pedagang bendera yang membuka lapak di sepanjang jalan protokol di Pringsewu.

Para pedagang bendera musiman ini  mencari peruntungan dengan memanfaatkan momen sakral yang hanya dirayakan sekali dalam setahun.

Acep Kurniawan (24) salah seorang pedagang bendera asal Pulau Jawa tepatnya dari Kota Bandung ini rela hijrah sementara ke Pringsewu untuk mendapatkan rezeki dari hasil menjual bendera.

Acep sendiri membuka lapak jualannya di jalan KH. Gholib, Kecamatan Pringsewu sejak 4 hari lalu. Dirinya mulai berjualan sejak pukul 6 pagi dan selesai pada pukul 6 sore.

"Keluar sejak subuh jam 5 sambil nunggu ojek terus ke lokasi jualan dan buka setiap hari dari jam enam pagi sampai enam sore," Ucap Acep, Rabu (3/8/22).

Saat diwawancarai, ternyata Acep baru pertama kali berjualan bendera. Disampaikan bahwa dirinya rela menjalani pekerjaan ini lantaran tidak memiliki pekerjaan.

"Alasan jualan bendera karena nganggur di rumah tidak ada pekerjaan sama sekali. Akhirnya saat dipertemukan dan diajak kerja oleh kenalan bapak saya yang orang Garut, saya bertemu dan bermusyawarah soal tawaran pekerjaan ini dan akhirnya bekerja seperti sekarang," terangnya.

Ada 3 jenis bendera yang Acep jual yaitu bendera merah putih, bendera background, dan bendera umbul-umbul.

Tentunya harga bendera yang ia jual berbeda bergantung pada jenis dan ukuran tiap bendera. Untuk jenis bendera merah puith sendiri ada 3 jenis ukuran, pertama berukuran 120 cm yang dijual dengan harga 35-40 ribu, ukuran sedang 150 cm berkisar 80-100 ribu dan ukuran besar 180 cm dengan harga 200 ribu rupiah.

Adapun jenis bendera umbul-umbul dijual dengan harga 35 ribu rupiah. Sementara bendera jenis backgroung ada yang dijual dari harga 100 bahkan ada yang dijual seharga 300-500 ribu.

"Background tergantung ukuran ada yang 5 meter dan 10 meter. Kalau yang 5 meter dijualnya 100 ribu, tapi kalau ada yang nawar bisa kita lepas 80 ribu. Kalau yang bagus harganya 300 sampe 500 ribu," jelasnya.

Acep sendiri berencana akan menyudahi berjualan bendera satu hari jelang HUT RI atau 16 Agustus 2022 dan akan kembali ke kampung halaman.

"Paling rencana akhir tanggal 16 Agustus," tutupnya.

Di tahun berikutnya, Acep memiliki rencana untuk tetap kembali berjualan bendera seperti yang dilakukannya sekarang. (*)