• Senin, 08 Agustus 2022

Antisipasi Tumbang Saat Musim Hujan, Pohon Besar di Metro Mulai Dipangkas

Rabu, 03 Agustus 2022 - 13.38 WIB
26

Sejumlah petugas dari Dinas Perumahan dan kawasan Permukiman (Disperkim) Kota Metro saat melakukan pemangkasan terhadap pohon besar di Jalan Tongkol, Kelurahan Yosodadi, Kecamatan Metro Timur.

Kupastuntas.co, Metro - Memasuki musim penghujan, Dinas Perumahan dan kawasan Permukiman (Disperkim) Kota Metro mulai melakukan pemangkasan terhadap pohon besar. Hal tersebut dilakukan sebagai bentuk antisipasi pohon tumbang.

Koordinator Lapangan (Korlap) Tim pemangkasan pohon Disperkim Kota Metro, Murtanto (46) menyebutkan bahwa pemangkasan dan mitigasi pohon rawan tumbang telah dilakukan sejak Senin (1/8/2022) lalu 

"Sudah sejak Senin, dan kita turun satu regu yang beranggotakan 10 orang. Jadi kita kalo disini sudah dari senin, tetapi memang terus kita lakukan monitoring dan pemangkasan terhadap pohon-pohon itu," kata dia saat diwawancarai ketika mengawasi tim pemangkas pohon di sepanjang jalan Tongkol, Kelurahan Yosodadi, Kecamatan Metro Timur, Rabu (3/8/2022).

Ia menyampaikan, dijalan tersebut sebanyak enam pohon yang dinilai dapat membahayakan masyarakat telah dilakukan pemangkasan.

"Ini yang sudah dipotongin ada enam pohon jenis Akasia dan Angsana besar, semua di sepanjang jalan tongkol ini," ujarnya.

Sementara itu saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon, Kepala Disperkim Kota Metro, Syachri Ramadhan menjelaskan bahwa pemangkasan dan mitigasi merupakan kegiatan yang kini rutin dilakukan terhadap pohon besar di tepi jalan protokol yang rawan tumbang.

"Ini kegiatan rutin, dimana disetiap harinya petugas melakukan pemangkasan dan mitigasi terhadap pohon-pohon yang dianggap rawan tumbang. Mulai dari dahan-dahannya yang kering, terus yang mengganggu kabel PLN juga," ucapnya.

Ia juga menyampaikan hambatan dalam pemangkasan lantaran jumlah pohon yang banyak dan perlu dirapihkan untuk mengantisipasi pohon tumbang di musim penghujan.

"Kewalahan juga memang karena banyak tetapi tetap kita upayakan semaksimal mungkin setiap hari kita telusuri. Hal ini dilakukan guna mencegah daripada hal-hal yang tidak diinginkan yang akan disebabkan dari pada pohon tumbang, terlebih di tempat keramaian dan fasilitas umum," terangnya.

"Itu yang di SD itu khawatir apabila anak-anak tertimpa dahan dari pada pohon yang sudah terbilang cukup besar di daerah itu. Intinya antisipasi lah, jadi selalu kita monitor dan kita lakukan pemangkasan," imbuhnya.

Dalam kesempatan itu, warga setempat mengapresiasi respon cepat petugas untuk melakukan peremajaan dahan dan ranting pada pohon penghijauan. 

"Alhamdulillah cepat diantisipasi oleh petugas, apalagi di daerah sini banyak anak sekolah, banyak juga aktivitasnya baik dari antar jemput orang tuanya, lalu siswa-siswinya, guru dan juga pengguna jalan lainnya. Dengan dipangkas begini jadi masyarakat tidak khawatir," tandas Adi Herlambang (26) warga setempat. (*)