• Kamis, 18 Agustus 2022

Disdik Bandar Lampung Terjunkan Tim Selidiki Kasus Dugaan Pembullyan di Sekolah Internasional TMI

Selasa, 02 Agustus 2022 - 16.22 WIB
640

Sekolah Tunas Mekar Indonesia (TMI) di Jl. Arif Rahman Hakim No.36, Jagabaya III, Kec. Way Halim, Kota Bandar Lampung. Foto: Muhaimin/Kupastuntas.co

Kupastuntas.co, Bandar Lampung – Menanggapi aduan dari salah seorang wali murid Sekolah Tunas Mekar Indonesia (TMI) sebuah sekolah elit di Bandar Lampung soal dugaan bullying yang menimpa anaknya, Dinas Pendidikan Kota Bandar Lampung merespon cepat dengan langsung terjun ke lokasi, Selasa (2/8/22).

Kepala Seksi Kelembagaan Dinas Pendidikan Kota Bandar Lampung, Mulyadi Syukri membenarkan adanya pengaduan dan sudah membentuk tim untuk terjun ke lapangan.

"Kalo gasalah kemaren masuknya, dinas pendidikan sudah membentuk tim tapi hasilnya saya belum tahu," ujarnya.

Ia menuturkan Dinas pendidikan sendiri pada kasus ini bertindak sebagai penengah antara korban dan pelaku pembullyan ini.

"Orang tuanya menyatakan anaknya dibully oleh temannya, itu laporannya," pungkasnya.

Ia mengatakan alasan wali murid bisa melaporkan ke Dinas Pendidikan dikarenakan tidak adanya tindaklanjut dari pihak sekolah terkait aduan tersebut.

"Karena dalam hal ini kita tidak boleh sepihak, kita harus mendapatkan informasi sejelas-jelasnya," imbuhnya.

Nantinya jika benar terbukti benar seperti aduan wali murid tersebut, Mulyadi mengatakan, Dinas Pendidikan Kota Bandar Lampung akan memberikan pembinaan terhadap sekolah Tunas Mekar Indonesia.

Sementara itu Kepala Sekolah Tunas Mekar Indonesia tidak dapat ditemui, saat Kupastuntas.co ingin konfirmasi terkait kasus dugaan bullying ini.

Pihak keamanan SD TMI saat mengonfirmasi ke pihak kantor bahwa ada awak media, namun pihak sekolah bersikeras tidak mengizinkan wartawan masuk.

Keamanan yang enggan disebutkan namanya mengatakan kepada media. "Maaf untuk hari ini kepala sekolah sedang sibuk dan tidak bisa ditemui, besok lagi aja kesini," jelas keamanan tersebut.

Sebelumnya telah terjadi kasus dugaan pembullyan yang dilakukan oleh siswa sekolah dasar (SD) di sekolah Tunas Mekar Indonesia (TMI) dan orang tua korban sudah memberikan surat aduan kepada Dinas Pendidikan Kota Bandar Lampung dikarenakan tidak adanya respon dari pihak sekolah.

Orangtua siswa SD TMI Bandar Lampung, merasa kecewa dengan pihak yayasan serta penanggungjawab di sekolah berstatus internasional tersebut.

Pasalnya, anaknya IG (9) yang duduk di kelas 4, harus dipindahkan karena diduga menjadi korban kekerasan (bully) oleh rekan satu kelasnya. Kejadian tersebut terulang sebanyak empat kali. Hal ini terungkap setelah orang tua korban merasa curiga dikarenakan anaknya yang selalu murung di rumah setiap kali pulang sekolah.

Walaupun sempat enggan bercerita tetapi setelah dipaksa akhirnya korban ini mengaku kepada orang tuanya bahwa dirinya menjadi korban pembullyan. Bahkan hal tersebut sudah dilakukan sebanyak 4 kali oleh pelaku, baru setelah dipaksa korban mengatakan yang sebenarnya. (*)

Video KUPAS TV : Proyek Ribuan Hektar di Lampung Selatan Terbengkalai