• Senin, 08 Agustus 2022

Tega, Dua Bocah di Lamsel Dipaksa Makan Daun Sawit Hanya karena Memetik Daun

Senin, 01 Agustus 2022 - 22.27 WIB
251

Foto: Ist.

Kupastuntas.co, Lampung Selatan - Kejadian memilukan menimpa dua bocah berinisial BAA (6) dan A (8) yang diduga dipaksa makan daun pohon sawit oleh pemilik kebun bernama Kamim Setiawan (39) di Desa Karya Mulyasari, Kecamatan Candipuro, Kabupaten Lampung Selatan (Lamsel).

Kepala Desa Karya Mulyasari, Warno mengatakan, dirinya baru mengetahui kejadian itu hari Minggu (31/07/2022) kemarin.

"Saya langsung dengar dari masyarakat karena keluarga nya belum laporan ke desa. Betul ada kejadian dua anak kecil disuruh makan daun sawit di depan ibunya oleh pemilik kebun," kata Warno, saat dikonfirmasi, Senin (1/08/2022) malam.

Kejadian itu terjadi tanggal 10 Juli 2022 atau 20 hari yang lalu. Waktu itu BAA dan A bermain ke ladang sembari memetik ujung daun pohon sawit dan dipergoki pemiliknya. Lalu orang tuanya dikumpulkan dan di depan mata orang tuanya, anak tersebut disuruh memakan daun sawit.

"Jadi dua anak ini di depan ibunya bernama Firmawati (34) dan Ratiyen (36) disuruh memakan daun pohon sawit. Orang tuanya sudah berusaha kalau suruh ganti rugi berapa, tapi pemilik sawit itu nggak mau, malah ngomong cara ngajar anak itu kayak gini," lanjutnya.

Sedihnya lagi, bocah berinisial BAA telah ditinggal pergi oleh almarhum bapaknya bernama Miran. Sedangkan A, tinggal bersama bibinya karena ibunya pergi merantau ke Kota Bandar Lampung.

Padahal, rumah orang tua korban dan pemilik kebun sawit masih satu dusun yakni di Dusun Trimulyo, Desa Karya Mulyasari.

Apalagi, Kamim Setiawan dikenal sebagai orang berada dan memiliki usaha pengovenan jagung. "Wong itu gandeng kok rumahnya. Itu kan anak yatim yang satunya (BAA), masak setega itu," imbuhnya.

Disoal langkah yang akan diambil, Warno mengaku akan sesegera mungkin mengumpulkan kedua belah pihak.

"Yang jelas intinya kalau bisa kita pertemukan solusinya bagaimana. Kalau bisa ya secepatnya, kalau bisa besok ya saya laksanakan besok," pungkasnya.

Kapolsek Candipuro, AKP Gunawan mengaku, kepolisian belum menerima laporan kejadian tersebut.

"Saya belum ada informasi, belum ada laporan," jawabnya diplomatis.

Sementara Bhabinkamtibas Desa Karya Mulyasari, Iptu I Wayan Susul menyatakan esok akan turun ke lokasi kejadian untuk mencari tahu apa yang sebenarnya terjadi.

"Rencananya, besok saya akan ke Dusun Trimulyo untuk menelusuri sebenarnya kejadiannya seperti apa," singkatnya. (*)


Video KUPAS TV : Oknum Bidan Diduga Larikan Mobil Rental