• Rabu, 17 Agustus 2022

Guru Madrasah Kakanwil Kemenag Lampung Meninggal di Tanah Suci, Puji Tulis Pesan Mengharukan

Senin, 01 Agustus 2022 - 19.37 WIB
77

Almarhum Habibullah Asror Dullah Komari semasa hidup. Foto: Ist

Kupastuntas.co, Tanggamus - Habibullah Asror Dullah Komari, seorang jamaah haji Indonesia asal Kabupaten Tanggamus, meninggal dunia di Madinah.

Habibullah merupakan jamaah haji asal Pekon Margodadi, Kecamatan Sumberejo, Kabupaten Tanggamus.

Kepala Seksi (Kasi) Pelaksanaan Haji dan Umroh Kemenag Kabupaten Tanggamus, Mardanus mengatakan, almarhum meninggal dunia dunia di Kota Madinah pada minggu (31/7) sekira pukul 03.40 WIB.

Dikatakannya, Habib juga tidak memiliki masalah kesehatan serius dan saat ini sedang mempersiapkan diri kembali ke tanah air. Namun saat dibangunkan pada waktu jelang subuh, almarhum telah meninggal dunia.

"Saat itu jamaah dalam keadaan tidur, ketika teman-temannya hendak ke masjid dibangunkan, ternyata Haji Habibullah telah berpulang ke rahmatullah, perkiraan beliau wafat pukul 2 dini hari waktu Madinah," kata Mardanus.

Sosok Haji Habib, sapaan akrab Habibullah Asror Dullah Komari yang sederhana ini ternyata adalah guru masa kecil atau guru Madrasah Ibtidaiyah Mathlaul Anwar dari Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Lampung, Puji Raharjo.

Saat diwawancarai Kupastuntas.co, Puji menilai Habib adalah salah satu sosok yang berjasa yang membentuk karakter dirinya sampai dengan saat ini.

“Beliau adalah orang yang baik, dan memberikan teladan kepada saya. Beliau selalu mengajarkan nilai-nilai kebaikan ilmu agama dan kehidupan kepada saya,” ucapnya.

Puji pun mengisahkan kenangan bersama Habib melalui postingan Instagramnya sesaat setelah mengetahui kabar duka tersebut.

"Pagi tadi saya dapat telpon dari PPIH Kloter, H Sofyan Hadi kalau seorang jamaah haji kloter 28 JKG meninggal dunia di kamar hotel Kota Madinah sekira pukul 03.40 waktu setempat," tulis Puji mengawali berita duka tersebut.

"Lebih berduka lagi setelah menyadari bahwa almarhum H. Habibullah Asror Dullah Komari, pak Habib anak Mbah Asror, adalah guru madrasah saya," imbuhnya.

Puji mengungkapkan bahwa Pak Habib merupakan anak muda terdidik lulusan PGAN Tanjungkarang di zamannya. Ia adalah orang yang pertama sekali mempercayainya untuk tampil di muka umum, mewakili madrasah sederhananya tampil dalam Iomba puisi tingkat kecamatan.

"Kami belajar di rumah sederhana beliau yang berlantaikan tanah sebagaimana rumah-rumah jadul di perkampungan lereng Tanggamus masa itu. Masih ingat gaya beliau mengajarkan puisi "Aku" Karya Chairil Anwar ," katanya.

Puji pun mengingat jasa Pak Habib dengan bait syair puisi yang sangat terkenal tersebut. (*).