• Senin, 08 Agustus 2022

Adik Fatikhatul Khoiriyah Lulus Tes Calon Anggota Bawaslu, Begini Kata Pengamat Politik

Selasa, 26 Juli 2022 - 16.20 WIB
169

Pengamat politik Universitas Lampung (Unila) Darmawan Purba. Foto: Muhaimin/Kupastuntas.co

Kupastuntas.co, Bandar Lampung - 12 nama calon anggota Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) yang berhasil lolos dari psikotest dan test tertulis telah resmi diumumkan kemarin, Senin (25/7) oleh tim seleksi (Timsel).

Dari 12 nama tersebut terdapat nama adik dari ketua Bawaslu Provinsi Lampung saat ini Fatikhatul Khoiriyah yaitu Hamid Badrul Munir yang berhasil lulus dalam psikotest dan test tertulis.

Berkaca pada hal itu, pengamat politik Universitas Lampung (Unila) Darmawan Purba mengatakan secara normatif tidak ada regulasi yang membatasi hal tersebut.

BACA JUGA: 12 Orang Lolos Tes Tertulis dan Psikologi Calon Anggota Bawaslu Lampung, Berikut Nama-namanya

"Hanya saja memang hal demikian mengundang polemik, faktor-faktor keberpihakan akan melekat, isu itu akan muncul, faktor kedekatan karena kakak kandung yang bersangkutan salah satu komisioner sebelumnya atau ketua Bawaslu Lampung saat ini," tuturnya. Selasa (26/7).

Ia juga mengatakan proses ini telah melalui seleksi dari timsel dengan mekanisme sedemikian rupa dan masih ada penilaian publik.

"Jika memang secara kompetensi yang bersangkutan memenuhi no problem, hanya saja pertanyaannya publik itu selalu tahu, faktor-faktor kedekatan itu menjadi variable dalam keterpilihan seseorang," katanya.

Dirinya berharap faktor kedekatan bukan menjadi hal yang utama dalam pemilihan kali ini, tetapi memang yang bersangkutan memenuhi secara kompetensi.

"Kita ingin juga proses seleksi bawaslu ini benar-benar kompetitif, yang dihasilkan nanti komisioner-komisioner yang memiliki integritas tinggi tidak terafiliasi dan profesional," imbuhnya.

Dirinya memaparkan dugaan publik pasti akan selalu mengarah pada kedekatan tersebut, tetapi perlu dilihat juga apakah yang bersangkutan memiliki kompetensi yang mumpuni atau tidak.

"Misalnya memang punya passion, mungkin terlibat dalam kegiatan Bawaslu, aktif mendampingi kakaknya, mungkin juga proses belajarnya juga sudah panjang," tuturnya.

Darmawan juga menyampaikan hal tersebut bisa saja memberikan gambaran bahwa yang bersangkutan sudah melakukan persiapan sebaik mungkin.

"Tapi, problem kedekatan yang bersangkutan dengan ketua bawaslu yang saat ini memang tidak bisa dihindari, pasti opini publik akan kesana," katanya. (*)