• Rabu, 28 September 2022

Masuk Program WASH , Empat Puskesmas di Metro Jadi Sorotan YKWS dan Dinkes

Rabu, 20 Juli 2022 - 15.21 WIB
175

Tim Yayasan Konservasi Way Seputih (YKWS) dan Dinkes Metro saat melakukan peninjauan pelayanan serta program WASH di Puskesmas Margorejo

Kupastuntas.co, Metro - Sebanyak empat layanan Puskesmas di Kota Metro menjadi sorotan Yayasan Konservasi Way Seputih (YKWS) Provinsi Lampung dan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Metro. Ke empat Puskesmas tersebut disoroti lantaran masuk dalam program Water Sanitation and Higiene (WASH).

Dari informasi yang dihimpun Kupastuntas.co, sebanyak 9 Puskesmas di provinsi Lampung masuk dalam program WASH. Yang mana empat diantaranya terdapat di Bumi Sai Wawai.

Masing-masing puskesmas tersebut ialah Puskesmas Banjarsari di Metro Utara, Puskesmas Iringmulyo di Metro Timur, Puskesmas  Mulyojati di Metro Barat dan Puskesmas Margorejo di Metro Selatan.

Direktur Eksekutif YKWS Febrilia Ekawati menyampaikan, pihaknya melakukan peninjauan ke empat Puskesmas di Kota Metro tersebut. 

"Peninjauan Faskes ini merupakan inisiasi lanjutan yang telah dilakukan Dinkes Metro dan YKWS pada bulan April 2022. Pelaksanaan pembangunan ini merupakan kerjasama untuk meningkatkan kesehatan air dan sanitasi di lingkungan Puskesmas di Kota Metro," kata dia saat diwawancarai awak media di kantor Dinkes Kota Metro, Rabu (20/7/2022).

Febrilia Ekawati menjelaskan, persoalan sanitasi dan kesehatan air masih menjadi isu seksi yang disoroti YKWS. Selain itu, pelayanan kesehatan yang ramah disabilitas juga tak luput dari sorotan.

"Selain mengenai sanitasi dan kesehatan air, YKWS dan Dinkes Metro menginisiasikan mengenai fasilitas kesehatan bagi kalangan disabilitas. Pada kesempatan kali ini, kami meninjau fasilitas kesehatan untuk kaum disabilitas dan juga sanitasi air di puskesmas Metro," terangnya.

Dalam kesempatan itu, Kepala Dinkes Metro, drg. Erla Andrianti menegaskan bahwa pihaknya mendukung penuh program yang dijalankan YKWS di Kota Metro.

"Peninjauan untuk fasilitas kesehatan di puskesmas Metro perlu dilakukan sebagai bentuk komitmen dalam melaksanakan 7 indikator Wash and Sanitation For Health menurut WHO," bebernya.

Ia menilai program yang dijalankan YKWS merupakan bentuk dukungan dalam upaya peningkatan pelayanan kesehatan kepada masyarakat.

"Tujuh indikator tersebut diantaranya air, sanitasi, pengolahan limbah medis, tempat cuci tangan, kebersihan lingkungan, manajemen tenaga kesehatan dan penggunaan energi lingkungan. Kegiatan peninjauan fasilitas kesehatan ini kami dukung dengan penuh, sebagai proses perubahan dan peningkatan pelayanan kepada masyarakat," ucapnya.

"Peninjauan pertama dilakukan di Puskesmas Margorejo. Di Margorejo sudah melaksanakan pembangunan fasilitas kesehatan yang sesuai dengan yang sudah diinisiasikan YKWS pada April lalu. Fasilitas yang sudah dibangun diantaranya adalah fasilitas anak dan fasilitas disabilitas," imbuhnya.

Erla menerangkan, fasilitas pelayanan kesehatan yang direkomendasikan WHO telah diupayakan untuk terpenuhi. Dinas juga telah memerintahkan Puskesmas untuk menambah fasilitas untuk anak dan disabilitas.

"Fasilitas untuk anak-anak berupa tempat cuci tangan untuk anak dan fasilitas bermain anak. Untuk fasilitas bagi penyandang disabilitas berupa toilet yang sudah dapat digunakan bagi penyandang disabilitas tersebut. Toilet bagi penyandang disabilitas tersebut sudah disediakan jalur untuk kursi roda agar memudahkan dalam memasuki toilet," tandasnya.

Sementara itu, dari pantauan Kupastuntas.co di lokasi Puskesmas Margorejo, Kecamatan Metro Selatan juga menyediakan lahan yang ditanami tumbuhan obat. (*)

Editor :