Diskanak Lamtim Klaim Masih Membutuhkan 44.315 Dosis Vaksin PMK
Kepala Dinas Perikanan dan Peternakan (Diskanak) Kabupaten Lampung Timur, Almaturidi saat diwawancarai. Yugo/Kupastuntas.co
Kupastuntas.co, Lampung Timur - Dinas Perikanan dan Peternakan (Diskanak) Kabupaten Lampung Timur membutuhkan sebanyak 44.315 dosis untuk mencukupi kebutuhan vaksin penyakit mulut dan kuku (PMK).
Kepala Dinas Perikanan dan Peternakan Kabupaten Lampung Timur Almaturidi mengatakan baru mendapatkan sebanyak 9.500 dosis vaksin PMK.
"Hari ini kita mendapatkan dosis vaksin PMK dari Pusat sebanyak 5000 dosis. Sebelumnya kita baru dapat 4500 dosis. Jadi total yang baru kita dapatkan 9500 dosis vaksin PMK," Katanya saat diwawancarai diruangan. Selasa, (19/07/2022).
Ia menjelaskan pihaknya membutuhkan 53.815 dosis vaksin berdasarkan data perolehan ternak yang ada di Lamtim.
"Total Sapi yang ada Di kabupaten Lamtim yakni sebanyak 153.758 ekor, lalu Kerbau sebanyak 1.586 ekor, kemudian kambing atau domba 168.528 ekor, dan Babi sebanyak 9.011 ekor," jelasnya.
"Jadi saat ini kita masih butuh 44.315 dosis vaksin PMK lagi untuk bisa memenuhi kebutuhan vaksin yang ada di Kabupaten Lampung Timur," sambung Almaturidi.
Selain itu, Almaturidi mengungkapkan per 19 Juli 2022, terdapat 82 sapi yang telah terkena penyakit PMK.
"Hingga saat ini total kasus PMK yang ada di Kabupaten Lamtim, yakni Sebanyak 82 kasus. Dari 82 kasus tersebut 81 sapi dikatakan sembuh, dan satu meninggal," ungkapnya.
Ia juga mengungkapkan saat ini sudah ada 4.461 ekor sapi yang telah diberikan suntikan Vaksin PMK.
"5000 Vaksin PMK yang kita terima, akan kita suntikan ke sapi yang belum mendapatkan vaksin," pungkas Almaturidi.
Berita Lainnya
-
Usai Tembak Teman Saat Main Kartu, Pemuda di Lampung Timur Menyerahkan Diri ke Polisi
Kamis, 12 Maret 2026 -
Petani Was Was Harga Gabah Anjlok Rp 4.500 per Kg di Lampung Timur
Selasa, 02 April 2024 -
Jerit Nelayan di Kuala Penet Lamtim Tidak Pernah Nikmati Solar Subsidi
Selasa, 02 April 2024 -
74 Kasus Kekerasan Terjadi di Lamtim Selama 2023, Didominasi KDRT dan Seksual
Senin, 01 April 2024



