Sempat Terbengkalai, Pembangunan Perpustakaan Modern Kini Dilanjutkan Kembali
Kupastuntas.co, Bandar
Lampung - Pembangunan gedung perpustakaan modern Provinsi Lampung, yang
kondisinya seperti hutan di tengah kota, menurut keterangan
pejabat Pemprov Lampung tahun ini akan diteruskan lagi. Dalam APBD Perubahan
Pemprov Lampung TA.2022, akan dianggarkan untuk pengadaan furniture sebesar Rp
5,9 miliar.
Kepala Dinas
Permukiman, Kawasan Perumahan dan Cipta Karya (PKPCK) Provinsi Lampung, Thomas
Edwin, mengatakan kelanjutan pembangunan gedung perpustakaan modern di Jalan
Zainal Abidin Pagar Alam Nomor 52 Labuhan Ratu, Kedaton, Bandar Lampung,
diteruskan dengan tahapan pengadaan furniture gedung yang proses lelangnya
sudah selesai dilaksanakan.
"Pembangunan
lanjutan untuk perpustakaan modern segera dilakukan kembali pada TA.2022 ini.
Untuk proses lelangnya juga sudah selesai dilakukan," kata Thomas, Rabu
(6/7).
Ia mengungkapkan,
pembangunan lanjutan perpustakaan modern tersebut dilakukan secara bertahap.
Tahap pertama dianggarkan sebesar Rp5,9 miliar untuk kelengkapan furniture
gedung.
"Perpustakaan
modern ini masih bertahap penganggarannya, dan untuk tahun ini sudah
dianggarkan. Sebentar lagi akan kita kerjakan," kata dia.
Kepala Biro
Pengadaan Barang dan Jasa Sekretariat Daerah Provinsi Lampung, Slamet Riyadi,
menjelaskan tender untuk pembangunan lanjutan perpustakaan modern dimenangkan
oleh PT Affika Karya Mandiri kontraktor asal Bandar Lampung.
"Tendernya
sudah selesai yang diikuti oleh 12 peserta, dan dimenangkan oleh PT Affika
Karya Mandiri dengan pagu Rp5.997.680.000,00," kata Slamet.
Sebelumnya,
pembangunan gedung perpustakaan modern Provinsi Lampung menghabiskan anggaran
puluhan miliar. Namun kondisinya tidak terawat dan memprihatinkan. Dipenuhi
semak belukar dan pohon-pohon liar, seperti hutan di tengah kota.
Gedung perpustakaan
modern Lampung itu mulai dibangun pada era Gubernur Lampung M Ridho Ficardo, di
atas lahan seluas sekitar 2,5 hektare. Perpustakaan modern ini dikerjakan
secara berkesinambungan (multiyears) dengan estimasi anggaran melalui APBD
Provinsi Lampung sekitar Rp70 miliar.
Informasi yang
dihimpun Kupas Tuntas, proyek tersebut dikerjakan oleh Dinas Cipta Karya dan
Pengelolaan Sumber Daya Air Provinsi Lampung mulai TA. 2018.
Pemborongnya PT Manggala Wira Utama dengan nomor kontrak:
29/KTR-F/PPS/APBD/V/2018, selama 165 hari kerja dengan nilai proyek
Rp25.903.600.000. Pada TA. 2020 pembangunan tidak dilanjutkan karena refocusing
anggaran akibat pandemi Covid-19.
Ditinggal sekian
lama tanpa perawatan, kondisi fisik gedung perpustakaan modern itu tampak
seperti bangunan liar di tengah hutan.
Pantauan wartawan
Kupas Tuntas, Selasa (5/7), di bagian depan bangunan gedung perpustakaan modern
yang berdiri di kawasan Unit Pelaksanaan Teknis (UPT) Kantor Dinas Perkebunan
dan Peternakan Provinsi Lampung tersebut dipenuhi rumput ilalang dan menjuluri
hingga tembok pagar.
Pintu masuk gerbang
utama gedung ditutupi seng setinggi 2 meter dan panjang 4 meter. Lalu,
pada sisi belakang gedung penuh semak belukar dan pepohonan liar yang tingginya
hampir menyamai gedung tersebut.
Fasilitas yang
sudah ada seperti mushola juga mangkrak, dan cat pada atas dinding gedung itu
tampak sudah pudar. Pada bagian belakang dinding gedung terlihat berlumut,
terkena rembesan air hujan.
"Tembok sudah
berlumut karena bocoran air hujan dan bangunan tak terawat. Jadi melihatnya
saja kecewa, karena mubazir sudah bertahun-tahun mangkrak," ujar, Iwan,
warga yang mencari rumput di sekitar bangunan gedung perpustakaan itu, Selasa
(5/7).
Iwan mengatakan,
beberapa pohon tinggi mulai menutupi gedung perpustakaan modern tersebut.
"Pohon-pohon
itu saja sudah tinggi seperti itu, padahal tadinya kecil. Artinya sudah
bertahun-tahun tidak dirawat. Tapi rakyat kecil seperti kita cuma bisa mengelus
dada melihat bangunan itu tidak terawat," ungkapnya. (*)
Berita ini telah
terbit di SKH Kupas Tuntas edisi Kamis 7 Juli 2022, dengan judul “Arinal
Lanjutkan Pembangunan Perpustakaan Modern”
Berita Lainnya
-
Mahasiswa Universitas Teknokrat Lahirkan Inovasi PLTB Archimedes 3 Sudu untuk Penerangan UMKM Gunung Kunyit
Sabtu, 16 Mei 2026 -
Istri Bripka Anumerta Arya Supena Bersyukur Kasus Cepat Terungkap
Sabtu, 16 Mei 2026 -
Kenangan Rekan untuk Bripka Arya Supena, Polisi Baik yang Gugur saat Bertugas
Sabtu, 16 Mei 2026 -
Perintah Kapolda Lampung Tembak di Tempat Pelaku Begal Tuai Pro dan Kontra
Sabtu, 16 Mei 2026








