• Kamis, 14 Mei 2026

Harga Cabai Caplak di Pringsewu Makin Pedas! Kini Tembus 100 Ribu Per Kilo

Kamis, 07 Juli 2022 - 14.44 WIB
515

Tampak pedagang cabai di Pasar Gadingrejo Pringsewu saat melayani pembeli. Foto: Gamel/Kupastuntas.co

Kupastuntas.co, Pringsewu - Harga cabai kembali naik di Pringsewu. Komoditas cabai khususnya cabai caplak merah atau cabai setan yang sebelumnya berada di harga Rp80 ribu per kilo kini telah tembus menjadi Rp100 ribu per kilo.

Kenaikan tersebut diketahui saat Kupastuntas.co mendatangi langsung salah satu pedagang cabai di pasar Gadingrejo pagi tadi.

Salah satu pedagang cabai eceran Yatmini, mengatakan bahwa semua komoditas cabai  mengalami kenaikan dan sekarang berada di angka Rp90 ribu baik untuk cabai merah, cabai hijau maupun cabai rawit hijau.

Disampaikan Yatmini bahwa harga cabai hijau sebelumnya pernah dijual Rp25-30 ribu per kilo lalu naik menjadi Rp55 ribu per kilo hingga saat ini menjadi Rp90 ribu per kilonya.

Sementara itu, cabai merah yang sebelumnya hanya dijual Rp35-40 ribu per kilo kini menjadi Rp90 ribu, begitu pula cabai rawit hijau yang dulu dapat dibeli dengan harga Rp40-45 ribu per kilo kini menjadi Rp90 ribu per kilo.

"Cukup lumayan mahal cabai saat ini. Cabai caplak merah Rp100 ribu per kg dan yang putih 60 ribu per kg. Sebelum seperti sekarang cabai caplak merah pernah dijual Rp80 ribu dan biasanya untuk cabai ini hanya Rp40 ribu per kilo tetapi sekarang naik terus perlahan," Ujar Yatmini, Kamis (7/7/22).

Menurutnya naiknya harga cabai ini sudah terjadi sejak satu bulan lalu dan naiknya harga ini terjadi diakibatkan ketersediaan barang yang tidak banyak.

Sementara itu, harga sayuran lain seperti tomat, rampai hingga bawang merah juga ikut mengalami kenaikan. Di tempat Yatmini harga bawang merah dijual Rp70 ribu per kilonya dimana sebelumnya dijual dengan harga Rp50-60 ribu.

Selanjutnya, Rampai yang sebelumnya Rp8-10 ribu per kilo kini dijual dengan harga Rp20 ribu per kilo dan tomat yang sebelumnya Rp8-10 per kilo kini menjadi Rp15 ribu per kilo.

"Bawang merah disini kadang 70 ribu per kg. Sebelumnya dulu-dulu murah cuma Rp25-30 per kg naik turun, naik-turun. Sebelum Rp70 ribu itu sempat Rp50-60 ribu per kilo. Dan sudah 2 hari ini harganya jadi 70 ribu. Kalau bawang putih murah Rp20 ribu per kg," Terangnya.

Pedagang lain Wagiati saat diwawancarai menyampaikan bahwa harga cabai di tempatnya dijual dengan harga Rp85 ribu per kilo baik cabai merah, cabai hijau maupun cabai rawit hijau kecil. Sedangkan bawang merah besar dijual Rp64 ribu per kilo dan bawang putih Rp18 ribu per kilo.

"Dijual ngecer 85 ribu per kilo sebelumnya Rp70 ribu. Harga tidak tentu karena kalau belinya mahal harga jualnya juga ikut naik begitu juga sebaliknya kalau belinya murah kita jual murah," Katanya.

Salah satu pembeli, Rofiqah mengeluhkan harga cabai yang kian meroket. Ia yang berprofesi sebagai ibu rumah tangga dan  memiliki usaha katering rumahan juga ikut terkena imbas dari kondisi ini.

Ia berharap agar pemerintah dapat segera menstabilkan kembali harga komoditas cabai seperti semula agar tidak memberatkan keluarga dengan kondisi ekonomi menengah ke bawah.

"Aduh, ya sangat menjeritlah. Sekarang seratus ribu hanya bisa beli bumbu saja sedangkan usaha susah sekali sekarang. Saya di rumah juga jualan, katering di rumah dan hari ini saya beli cabai untuk usaha saya itu dan terkena imbasnya juga. Mau dinaikan harga juga tidak bisa, bagaimana coba?," ujarnya bertanya.

"Padahal sebelumnya sudah sempat turun dan sekarang mau lebaran idul adha naik lagi. Ingin saya harga ini disesuaikan dan diturunkan kembali agar masyarakat bisa beli dengan harga standar artinya tidak merugikan petani, penjual dan pembeli," Harapnya. (*)

Video KUPAS TV : KORSLETING LISTRIK BENGKEL MOBIL JALUR DUA KORPRI SUKARAME KEBAKARAN


Editor :