Harga Cabai Caplak di Pringsewu Makin Pedas! Kini Tembus 100 Ribu Per Kilo
Tampak pedagang cabai di Pasar Gadingrejo Pringsewu saat melayani pembeli. Foto: Gamel/Kupastuntas.co
Kupastuntas.co, Pringsewu - Harga cabai kembali
naik di Pringsewu. Komoditas cabai khususnya cabai caplak merah atau cabai
setan yang sebelumnya berada di harga Rp80 ribu per kilo kini telah tembus
menjadi Rp100 ribu per kilo.
Kenaikan tersebut diketahui saat Kupastuntas.co
mendatangi langsung salah satu pedagang cabai di pasar Gadingrejo pagi tadi.
Salah satu pedagang cabai eceran Yatmini,
mengatakan bahwa semua komoditas cabai
mengalami kenaikan dan sekarang berada di angka Rp90 ribu baik untuk
cabai merah, cabai hijau maupun cabai rawit hijau.
Disampaikan Yatmini bahwa harga cabai hijau
sebelumnya pernah dijual Rp25-30 ribu per kilo lalu naik menjadi Rp55 ribu per
kilo hingga saat ini menjadi Rp90 ribu per kilonya.
Sementara itu, cabai merah yang sebelumnya hanya
dijual Rp35-40 ribu per kilo kini menjadi Rp90 ribu, begitu pula cabai rawit
hijau yang dulu dapat dibeli dengan harga Rp40-45 ribu per kilo kini menjadi Rp90
ribu per kilo.
"Cukup lumayan mahal cabai saat ini. Cabai
caplak merah Rp100 ribu per kg dan yang putih 60 ribu per kg. Sebelum seperti
sekarang cabai caplak merah pernah dijual Rp80 ribu dan biasanya untuk cabai
ini hanya Rp40 ribu per kilo tetapi sekarang naik terus perlahan," Ujar
Yatmini, Kamis (7/7/22).
Menurutnya naiknya harga cabai ini sudah terjadi
sejak satu bulan lalu dan naiknya harga ini terjadi diakibatkan ketersediaan
barang yang tidak banyak.
Sementara itu, harga sayuran lain seperti tomat,
rampai hingga bawang merah juga ikut mengalami kenaikan. Di tempat Yatmini
harga bawang merah dijual Rp70 ribu per kilonya dimana sebelumnya dijual dengan
harga Rp50-60 ribu.
Selanjutnya, Rampai yang sebelumnya Rp8-10 ribu per
kilo kini dijual dengan harga Rp20 ribu per kilo dan tomat yang sebelumnya Rp8-10
per kilo kini menjadi Rp15 ribu per kilo.
"Bawang merah disini kadang 70 ribu per kg.
Sebelumnya dulu-dulu murah cuma Rp25-30 per kg naik turun, naik-turun. Sebelum
Rp70 ribu itu sempat Rp50-60 ribu per kilo. Dan sudah 2 hari ini harganya jadi
70 ribu. Kalau bawang putih murah Rp20 ribu per kg," Terangnya.
Pedagang lain Wagiati saat diwawancarai menyampaikan
bahwa harga cabai di tempatnya dijual dengan harga Rp85 ribu per kilo baik
cabai merah, cabai hijau maupun cabai rawit hijau kecil. Sedangkan bawang merah
besar dijual Rp64 ribu per kilo dan bawang putih Rp18 ribu per kilo.
"Dijual ngecer 85 ribu per kilo sebelumnya Rp70
ribu. Harga tidak tentu karena kalau belinya mahal harga jualnya juga ikut naik
begitu juga sebaliknya kalau belinya murah kita jual murah," Katanya.
Salah satu pembeli, Rofiqah mengeluhkan harga cabai
yang kian meroket. Ia yang berprofesi sebagai ibu rumah tangga dan memiliki usaha katering rumahan juga ikut
terkena imbas dari kondisi ini.
Ia berharap agar pemerintah dapat segera
menstabilkan kembali harga komoditas cabai seperti semula agar tidak memberatkan
keluarga dengan kondisi ekonomi menengah ke bawah.
"Aduh, ya sangat menjeritlah. Sekarang seratus
ribu hanya bisa beli bumbu saja sedangkan usaha susah sekali sekarang. Saya di
rumah juga jualan, katering di rumah dan hari ini saya beli cabai untuk usaha
saya itu dan terkena imbasnya juga. Mau dinaikan harga juga tidak bisa,
bagaimana coba?," ujarnya bertanya.
"Padahal sebelumnya sudah sempat turun dan sekarang mau lebaran idul adha naik lagi. Ingin saya harga ini disesuaikan dan diturunkan kembali agar masyarakat bisa beli dengan harga standar artinya tidak merugikan petani, penjual dan pembeli," Harapnya. (*)
Video KUPAS TV : KORSLETING LISTRIK BENGKEL MOBIL JALUR DUA KORPRI SUKARAME KEBAKARAN
Berita Lainnya
-
Ketika Cemburu Nyaris Merenggut Nyawa
Rabu, 13 Mei 2026 -
Polisi Bongkar Modus Gadai Mobil Bodong di Pringsewu, Pelaku Ditangkap di Jambi
Senin, 11 Mei 2026 -
Polisi Periksa Saksi Kasus Dugaan Penipuan Anggota DPRD Pringsewu terkait Bisnis MBG
Senin, 11 Mei 2026 -
Diduga Pecah Kongsi Bisnis Dapur MBG, Anggota DPRD Pringsewu Laporkan Rekan Satu Fraksi
Kamis, 07 Mei 2026








