Dua Kali Terjadi Kebakaran Besar di Bandar Lampung, Berikut Tanggapan BPBD
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bandar Lampung, Syamsul Rahman. Foto: Sri/Kupastuntas.co
Kupastuntas.co, Bandar Lampung - Dalam kurun waktu 4 hari ini ada 2 kebakaran besar di Bandar Lampung, pertama Toko Sembako dekat
POM Bensin Rajabasa, habis terbakar sekitar pukul 21.15 WIB, Minggu, 3 Juli
2022.
Kedua di pemukiman Bedeng Arab, Kota Karang, Teluk
Betung Timur (TbT), pada Rabu (6/7/2022) sekitar pukul 21:00 WIB, dalam kejadian
ini 24 rumah rata dengan tanah akibat dilalap si jago merah. Tak hanya itu 2
orang meninggal dunia akibat terpanggang api.
Menanggapi hal itu, Kepala Badan Penanggulangan
Bencana Daerah (BPBD) Kota Bandar Lampung, Syamsul Rahman mengingatkan masyarakat
untuk selalu berhati-hati jika ingin meninggalkan rumah, pastikan bahwa kompor
serta alat elektronik dalam keadaan aman.
"Kita juga sudah mengimbau kepada masyarakat,
hati-hati kalau meninggalkan rumah, terutama lihat kondisi kompor dan
listrik," ujar Saymsul, saat ditemui di lokasi Kota Larang, Kamis
(7/7/2022).
"Jangan memasang kabel sembarangan, itu
berbahaya. Kalau penyebab kebakaran ini ranahnya kepolisian untuk
menyelidiki," timpalnya.
Ia pun mengklaim pihaknya tidak pernah terlambat
dalam merespon setiap kejadian kebakaran atau musibah lainnya.
"Tidak terlambat, cepat kok respon kita.
Begitu dapat panggilan kita langsung terjunkan anggota kita. Ya paling selisih
waktu 10 menit paling lama," ucapnya.
Syamsul mengaku, pada kebakaran di Kota Karang ini
pihaknya menerjunkan 21 mobil pemadam kebaran dengan 89 orang personil.
"Hanya saja rumah bedeng ini terbuat dari
kayu, lalu kecepatan angin semalam juga cukup tinggi, sehingga api cepat
membakar rumah," ungkap Syamsul.
Namun demikian, Ia mengingatkan masyarakat apabila
terjadi kebakaran pertama kali diselamatkan adalah diri sendiri,
tidak boleh panik kemudian langsung telpon BPBD.
"Ketika warga mengetahui ada percikan api, maka diantisipasi dengan menyelamatkan diri dan hartanya. Telepon BPBD. Lalu gotong royong siram air dulu, untuk pertolongan pertama," tandasnya. (*)
Video KUPAS TV : Polisi Temukan Mobil Hilang, Dibawa Kabur dari Bandar Lampung ke Medan
Berita Lainnya
-
Kasus Flu Burung H5N1 Terdeteksi di Australia, Pemprov Lampung Perkuat Kesiapsiagaan Lintas Sektor
Senin, 22 Juni 2026 -
Tiga Penantang Kompak Mundur, Ary Meizari Terpilih Aklamasi Pimpin Apindo Lampung 2026–2031
Senin, 22 Juni 2026 -
Lampung Perkuat Pengelolaan Sampah Berbasis Ekonomi Sirkular
Senin, 22 Juni 2026 -
Asesmen Lapangan BAN-PT, Rektor UIN RIL Dorong Prodi Hukum Keluarga Jadi Pusat Kajian Unggul
Senin, 22 Juni 2026








