• Minggu, 10 Mei 2026

DBD di Lamtim Tercatat Ada 140 Kasus

Kamis, 07 Juli 2022 - 11.16 WIB
74

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Lampung Timur dr. Satya, saat ditemui di ruangannya. Foto: Yugo/Kupastuntas.co

Kupastuntas.co, Lampung Timur - Kasus demam berdarah dengeu (DBD) di Lampung Timur (Lamtim) tercatat 140 kasus selama bulan Januari hingga awal bulan Juli 2022.

Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Lampung Timur dr. Satya. Ia mengatakan selama 2022, kasus terbanyak terjadi pada Januari dari Kecamatan Purbolinggo.

"Total kasus DBD di Lamtim yakni 140 kasus. Di bulan Januari 2022 terdapat 60 kasus, 12 diantaranya dari Kecamatan Purbolinggo. Februari 16 kasus, terbanyak dari Kecamatan Sekampung Udik, yakni 3 kasus," katanya saat dimintai keterangan. Kamis, (07/07/2022).

Ia juga menyebutkan pada Maret terdapat 9 kasus. April 6 kasus. Mei 5 kasus, terbanyak di Kecamatan Melinting dengan 4 kasus. Juni 35 kasus dan terbanyak di Kecamatan Sekampung Udik dengan 11 kasus.

"Untuk di bulan Juli, sejauh ini baru 9 kasus dengan terbanyak di Kecamatan Sekampung Udik yakni 4 kasus," sebutnya.

Ia mengatakan dalam mengantisipasi penyebaran dan mencegah penularan penyakit DBD, Dinkes Lamtim melakukan sosialisasi secara rutin kepada warga serta penyelidikan epidemiologi.

"Kita melakukan penyemprotan atau fogging fokus di lokasi daerah penularan, serta melakukan 3M plus seperti menguras tempat yang sering menjadi penampungan air seperti bak mandi, kendi, toren air, drum dan tempat penampungan air lainnya," kata Satya.

Ia mengingkatkan kepada warga untuk meningkatkan kebersihan lingkungan dan menjaga kesehatan.

"Melakukan kegiatan pemberantasan sarang nyamuk. Yaitu, melalui kegiatan menutup, mengubur dan menguras (3M) tempat-tempat yang potensial menjadi sarang nyamuk," pungkas dr. Satya. (*)

Video KUPAS TV : Jaringan Narkoba Antar Pulau Dibekuk, Barang Bukti Ganja, Sabu Dan Ekstasi


Editor :