• Senin, 08 Agustus 2022

Atlet Lampung Borong Medali di National Freestyle Slalom Skating 

Minggu, 03 Juli 2022 - 22.59 WIB
76

Podium National Freestyle Slalom Skating Competion Lampung Open 2022 di Gedung Sumpah Pemuda PKOR Way Halim, Bandar Lampung (3/7).

Kupastuntas.co, Bandar Lampung - National Freestyle Slalom Skating Competion Lampung Open 2022 yang diadakan di Gedung Sumpah Pemuda PKOR Way Halim telah resmi berakhir hari ini, Minggu (3/7/2022).

Pada kompetisi ini ada empat jenis nomor yang dilombakan dan dibagi menjadi empat kelas yaitu, Speed Slalom, Classic Slalom, Slide Junior, dan Skate Cross. 


Dari ke empat nomor yang diperlombakan, dibagi lagi menjadi empat yaitu beginner, junior, youth, dan senior.


Wakil dari Lampung, Cannia Krudick Tsamararifa berhasil menyapu bersih seluruh kategori yang diikutinya pada kelas Youth Women.


Pada turnamen kali ini, Cannia Krudick Tsamararifa yang berasal dari klub Saburai Lampung berhasil menyabet Juara 1 Speed Slalom Youth Woman, Juara 1 Classic Slalom Youth Woman, Juara 1 Battle Slide Junior Woman, dan Juara 1 Skate Cross Youth Woman.


Canni sapaan akrabnya mengatakan, awal mula menyukai dunia sepatu roda pada saat dirinya menginjak usia 4 tahun.


"Awalnya Canni ngeliat ada yang maen sepatu roda di kampus gitu," ujar Canni.


Dirinya mengatakan, kalau pada awalnya keinginan untuk bermain sepatu roda sempat ditolak oleh sang ayah karena rasa khawatir terhadap anak perempuannya.


"Dulu papa enggak ngebolehin, karena anak cewe gitu," katanya sambil tertawa.


Anak dari pasangan Dicky wahyudi Susanto dan Widya Krulinasari ini berhasil meraih gelar juara pertamanya saat usia 8 tahun yaitu di daerah Banten yaitu, juara pertama speed 100 meter dan juara II speed 50 meter.

Setelah berhasil menjadi juara di Banten beberapa tahun kemudian tepatnya pada tahun 2017 Canni berhasil mengikuti ajang International pertamanya yaitu di Shanghai, China dan berada di posisi 7 untuk Battle Slide Shanghai.


"2019 di Thailand AIFC juara II Clasic Slalom dan berhasil dapat medali," katanya.


Cannia sendiri saat ini sedang mendaftar di Sekolah Menengah Atas (SMA) setelah sebelumnya bersekolah di SMP Baitul Jannah Bandar Lampung.


Saat ini dirinya berhasil terpilih untuk mengikuti seleksi Pelatihan Nasional (Pelatnas) menjelang Asian Games 2023 di Guangzhou China, yang seharusnya diadakan pada bulan September tahun ini.


"Udah lolos pelatnas belum berangkat ke China soalnya masih lockdown," pungkasnya.


Saat ditanya terkait dengan latihan yang ia lakukan, Cannia memberitahu bahwa sebelum pertandingan dirinya melakukan latihan setiap hari yaitu pagi dan sore dengan total durasi lebih dari 5 jam.

"Kalau pagi itu pas setelah bangun tidur latihan dari jam 7 sampai jam 9 kadang juga sampe jam 10-11an terus lanjut lagi sore dan malam," kata Canni.


Jika tidak sedang bertanding latihan yang dilakukan dalam kurun waktu satu minggu sebanyak empat kali dengan kurun waktu yang mirip.


Selain Cannia, di kelas Youth Lampung juga ada wakil yang dibilang berprestasi di kelas Senior yaitu Khanza.


Khanza yang saat ini duduk di bangku kelas 12 SMAN 9 Bandar Lampung ini berasal dari klub Lilac Lampung, pada ajang kali ini ia berhasil membawa pulang Juara 1 Freestyle Slide Senior Women, Juara 2 Speed Slalom Senior Women, Juara 2 Classic Slalom Senior Women, Juara 2 Skate Cross Senior Women.


Khanza sendiri mulai tertarik dengan sepatu roda saat berusia 8 tahun, dimulai saat dirinya melihat temannya bermain-main dan mulai serius saat usia 9 tahun tepatnya 2014.


Anak dari pasangan Serly riskiani dan

Wis alkurni mengatakan kalau sampai saat ini dirinya sudah mengikuti lebih dari 20 kompetisi yang ada.


"Terakhir belum lama di Jogja maret 2022 jogja juara I dan juara dua untuk slide," katanya.


Selama ini Khanza berlatih 4 kali dalam satu minggu dengan durasi waktu selama 2-3 jam dalam satu kali latihan.

Anak pertama dari dua bersaudara ini berharap untuk cabang olahraga (cabor) in line skate ini masuk kedalam Pekan Olahraga Nasional (PON) 2024 di Sumatera Utara dan Aceh mendatang.


"Harapannya bisa masuk PON (Pekan Olahraga Nasional) 2024," pungkasnya.


Wanita kelahiran 24 Desember 2005 menargetkan untuk bisa memenagkan Asian Games dimasa mendatang dan ia berpesan untuk jangan malas dan selalu memberikan motivasi terhadap diri sendiri.


"Jangan malas, terkadang ada rasa bosen itu wajar dan tetap untuk selalu memberikan motivasi untuk diri sendiri," pungkasnya. (*)