• Senin, 08 Agustus 2022

Peringati Hari Lingkungan Hidup, Pemkab Gelar Festival PM Peduli di Lumbok Seminung

Rabu, 29 Juni 2022 - 15.25 WIB
119

Pembersihan eceng gondok di sekitaran Danau Ranau oleh jajaran Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Barat serta masyarakat yang dipimpin langsung orang nomor satu di Lampung Barat, Bupati Parosil Mabsus. Foto : Ist.

Kupastuntas.co, Lampung Barat - Dalam rangka memperingati hari lingkungan hidup sedunia tahun 2022, Pemerintah Kabupaten Lampung Barat mengadakan kegiatan Pemberdayaan Masyarakat Pembersihan danau ranau dan lingkungannya (PM Peduli). di Teluk Tuba, Pekon Kagungan, Kecamatan Lumbok Seminung. Rabu (29/6/2022).

Selain mengadakan kegiatan pembersihan danau ranau, Bupati Parosil menyerahkan bantuan bibit sebanyak 4.500 batang untuk Kecamatan Lumbok Seminung, sekolah adiwiyata, serta pemberian penghargaan kinerja kebersihan.

Pemberian bibit dan penghargaan itu merupakan wujud komitmen Kabupaten Lampung Barat sebagai kabupaten konservasi dalam rangka mewujudkan lingkungan hidup yang berkelanjutan, sebagimana tema peringatan hari lingkungan hidup tahun 2022 yaitu “satu bumi untuk masa depan".

Pada acara tersebut dilakukan pembersihan eceng gondok di sekitaran Danau Ranau oleh jajaran Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Barat serta masyarakat yang dipimpin langsung orang nomor satu di Lampung Barat Parosil Mabsus, kelompok masyarakat dan petani ikan keramba jaring apung (KJA).

Parosil Mabsus menyampaikan bahwa peringatan hari lingkungan hidup sedunia tersebut bukan hanya serimonial.

"Selain itu, momen ini merupakan salah satu akses dari komitmen kita dalam membentuk sistem sosial dalam menjaga keseimbangan lingkungan untuk menciptakan lingkungan yang sehat dan bersih serta mewujudkan kabupaten konservasi, salah satu wujud nyata komitmen kabupaten konservasi adalah menciptakan lingkungan yang aman dari pencemaran," katanya.

Selain dikenal sebagai penghasil sayur mayur dan kopi, Parosil mengatakan Lampung Barat juga memiliki potensi besar pada perikanan, khususnya ikan nila ranau. Keramba Jaring Apung (KJA) menjadi salah satu usaha yang memiliki nilai ekonomi yang menjanjikan. namun peningkatan ekonomi ini juga harus tetap memperhatikan kelestarian lingkungan. 

"Risiko lingkungan yang harus diwaspadai adalah pencemaran dari aktivitas enceng gondok akibat aktivitas usaha KJA. timbulnya enceng gondok merupakan indikator pencemaran karena tumbuhan tersebut dikenal dapat menyerap logam berat, merkuri, nikel, dan residu pestisida," jelasnya.

Dalam rangka mewujudkan budidaya Keramba Jaring Apung yang ramah lingkungan, PT. Suri Tani Pemuka/Japfa Comfeed Group juga melaksanakan kegiatan sosialisasi pengelolaan KJA yang ramah lingkungan.

"Dengan sosialisasi ini diharapkan nanti budidaya KJA yang ada di Lampung Barat ini bisa lebih meningkatkan ekonomi masyarakat dengan lingkungan danau ranau yang tetap terjaga dengan baik," katanya

Sebab bagaimanapun keberadaan danau ranau ini secara ekonomi harus tetap memberikan kemanfaatan untuk kesejahteraan masyarakat, namun dari sisi ekosistem dan pemanfaatan lingkungannya harus tetap dijaga. 

Kepala Pabrik PT. Suri Tani Pemuka atau Japfa Comfeed Group Bandar Lampung Hengki Santoso menyampaikan bahwa PT. Suri Tani Pemuka/Japfa Comfeed Group bergerak di bidang pembudidayaan ikan, mulai dari pakan, pembenihan, hingga pembesaran ikan yang dilakukan secara berkelanjutan dengan tetap menjaga kelestarian lingkungan.

"Pada hari ini kami bersama Pemerintah Kabupaten Lampung Barat bergerak bersama masyarakat di sekitar Danau Ranau membersihkan eceng gondok, kami mengajak para petani ikan Keramba Jaring Apung (KJA) bersama-sama mengedepankan pembudidayaan ikan yang berkelanjutan dan menjaga kelestarian alam Danau Ranau untuk lebih baik," tuturnya.

Tokoh Masyarakat Kecamatan Lumbok Seminung, Ahmad Sahril menuturkan bahwa Festival PM Peduli Masyarakat semoga dapat dilakukan secara berkelanjutan untuk menjaga lingkungan.

"Kami ucapkan setinggi-tingginya kepada Pak Bupati Parosil dan Pak Wakil Mas Hasnurin (PM) atas pencapaian pembangunan di Kabupaten Lampung Barat, terkhusus di Kecamatan Lumbok Seminung, sehingga kami merasakan kemajuan di Kabupaten Lampung Barat," jelasnya. (*)