• Rabu, 10 Agustus 2022

LPW: Kapolda Baru Harus Benahi Lampung yang Sakit Keras Karena Korupsi

Rabu, 29 Juni 2022 - 21.40 WIB
245

Ketua Lampung Police Watch (LPW), M.D. Rizani. Foto: Dok Kupastuntas.co

Kupastuntas.co, Bandar Lampung - Ketua Lampung Police Watch (LPW), M.D. Rizani menegaskan kepada Kapolda Lampung yang baru, Inspektur Jenderal (Irjen) Pol. Akhmad Wiyagus harus segera benahi dan tuntaskan korupsi di Lampung yang sudah sakit keras.

Seperti yang diketahui Kapolda yang baru memiliki latar belakang mantan penyidik KPK, tentu ekspektasi masyarakat terhadap Irjen Pol Akhmad Wiyagus akan lebih tinggi. Terutama mengungkap kasus korupsi di Lampung.

"Kita lihat nanti kinerja mantan penyidik KPK ini, buktikan dong. Lampung ini lebih dari darurat korupsi, sudah sakit keras. Bikin sehatlah walaupun sempoyongan tidak apa-apa yang penting bisa jalan," katanya saat dihubungi via telepon, Rabu (29/6/2022).

Rizani menyarankan agar Kapolda baru, segera gerak cepat, kerja cerdas dalam memberantas korupsi di Lampung.

"Kalau cuma seremoni saja, periksa kepala desa, periksa kepala sekolah kasus dana BOS itu perkara kecil, kasus kelas kakap yang raksasanya tidak pernah kena," ujarnya.

Rizani pun menjelaskan banyak perkara korupsi di Lampung yang hingga kini belum menemui titik terang di masyarakat.

"KONI itu lagi macet di Kejaksaan Tinggi, banyak intervensinya. Terus kasus perkara korupsi Jalan Ir. Sutami, di praperadilan polisi malah kalah, sekarang malah macet," jelasnya.

Ia pun sangat menyayangkan perkara jalan Ir. Sutami, dimana polisi kalah di praperadilan malah diberikan reward bukan dipertegas.

"Yang meriksanya dapat hadiah walaupun kalah di praperadilan, bukannya kena marah malah jadi Kapolres. Asik betul Lampung ini, kita masyarakat dianggap bodoh," ucapnya.

Rizani menambahkan banyak perkara kasus korupsi yang terlihat di depan mata namun sangat disayangkan proses penanganannya berjalan lambat.

"Banyak kasus di depan mata kita sudah nyata jalan itu hancur, jembatan itu roboh, gedung itu miring, rumah sakit yang hari ini miring tidak ditangkap-tangkap pemborongnya. Diganjal-ganjal pakai besi udah mau roboh, baru struktur beton saja, itu di depan mata kita korupsi itu malah pakai lama diperiksanya," ujarnya.

"Dibelakang koruptor-koruptor di Lampung ini banyak hantu, beking lah, ada yang minta tolonglah, yang mau kasih duitlah makanya tidak kelar-kelar perkaranya," lanjutnya.

Sementara itu, Pengamat Hukum Yusdianto mengucapkan selamat datang dan bertugas kepada Kapolda Lampung yang baru.

"Kita berharap Kapolda yang baru kinerjanya lebih baik atau paling tidak menyamai yang sebelumnya," ujarnya.

Ia pun berharap Kapolda baru bisa bersinergi dengan berbagai macam kalangan masyarakat dan bisa memberikan suasana dan keadaan baru di internal kepolisian.

"Ada banyak PR pak Kapolda yang ditinggalkan seperti kasus korupsi Jalan Ir. Sutami hingga kini belum selesai dan polisi pernah kalah di praperadilan, semoga Kapolda yang baru bisa menindaklanjuti dan menuntaskan PR tersebut," pungkasnya. (*)

Video KUPAS TV : Jelang Idul Adha | Satgas Pangan Sidak Pasar Tradisional dan Modern