• Senin, 08 Agustus 2022

Pemkab Lampung Timur Lakukan Vaksin PMK Mulai Besok

Selasa, 28 Juni 2022 - 12.52 WIB
70

Kepala Dinas Perikanan dan Peternakan Kabupaten Lampung Timur Almaturidi saat diwawancarai di ruangannya. Selasa, (28/06/2022). Foto: Yugo/Kupastuntas.co

Kupastuntas.co, Lampung Timur - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Timur (Lamtim) melalui Dinas Perikanan dan Peternakan akan melakukan vaksinasi penyakit mulut dan kuku (PMK) kepada hewan ternak mulai Rabu, (29/06) hingga Minggu, (03/07/2020). 

Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Dinas Perikanan dan Peternakan Almaturidi. Ia mengatakan sebanyak 4.500 dosis akan disuntik ke peternak sapi dan kambing. 

"Bergerak mulai besok hingga lima hari kedepan. Kita akan mevaksinasi hewan ternak untuk tahap pertama," katanya saat diwawancarai di ruangannya. Selasa, (28/06/2022). 

Ia juga mengatakan untuk jadwal vaksinasi besok, terdapat di Kecamatan Braja Selebah dan di Kecamatan Way Bungur. 

"Rencananya kita akan mulai dari pukul 10.00 WIB sampai selesai dan kita akan langsung memberikan vaksinasi kepada peternak sapi dan kambing di dua Kecamatan tersebut," ujarnya.

Ia menuturkan prioritas target vaksinasi pada hewan ternak di Lamtim yang belum terjangkit PMK.  

"Sebab ternak yang sudah terjangkit PMK, sudah terbentuk anti bodi kekebalan imun, namun harus dilakukan perawatan ekstra," tuturnya. 

Ia mengungkapkan pihaknya telah membentuk tim vaksinasi di seluruh Kecamatan setempat. 

"Kita sudah membentuk tim di semua kecamatan yang dipimpin oleh dokter hewan bersama rekan medis nya," ungkapnya. 

Alma menyebut tidak ada kasus terbaru dalam kasus PMK di Lamtim serta minggu lalu pihaknya telah kembali memeriksa ternak di Kecamatan Purbolinggo.  

"KalU ternak yang sudah diperiksa, Minggu lalu sebanyak 70 ekor ternak di kecamatan Purbolinggo. Kemarin kita periksa kembali, terdapat 66 ekor ternak yang sembuh dan 4 ekor masih dalam perawatan," sebutnya. 

Ia berharap kepada Pemerintah Pusat yang mempunyai perlengkapan yang memadai gmsuoaya memberikan support dalam melakukan penyuluhan di Desa-desa. 

"Hal ini dilakukan untuk mempermudah dalam mengecek hewan ternak mana yang mempunyai gejala virus PMK," pungkas Alma. (*)

Video KUPAS TV : Longsor Rusak Rumah di Lambar, Kerugian Capai Ratusan Juta