• Senin, 08 Agustus 2022

Tiga Bulan Tangkapan Turun, Nelayan Disarankan Budidaya Ikan Air Payau

Senin, 27 Juni 2022 - 17.10 WIB
37

Kepala DKP Kota Bandar Lampung, Erwin saat dimintai keterangan. Foto : Sri/Kupastuntas.co

Sri

Kupastuntas.co, Bandar Lampung - Tiga bulan terakhir tangkapan ikan nelayan mengalami penurunan hingga 80 persen dari biasanya. Oleh karena itu, Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kota Bandar Lampung, menyarankan untuk para nelayan melakukan budidaya perikanan air payau.

Kepala DKP Kota Bandar Lampung, Erwin menyampaikan, hasil tangkapan nelayan berkurang itu karena kondisi cuaca, sehingga pendapatannya turun.

"Ya kami juga memberikan penyuluhan pada nelayan. Artinya dengan produksi mereka bisa berkembang dengan budidaya perikanan air payau, seperti jaring kerambak kalau memang bisa dilakukan," ujar Erwin, saat dimintai keterangan, Senin (27/6/2022).

Menurutnya, dalam satu tahun ada beberapa bulan yang memang perolehan ikan nelayan sedikit. Maka dari itu ini merupakan hal yang masih wajar.

"Memang itu ada masanya dari dulu juga. Karena inikan sistem cuaca, ya ada musim ikannya dan juga tidak," kata dia.

Oleh karenanya, untuk mengantisipasi agar tetap produktif, jika kondisi perolehan ikan nelayan tidak banyak. Pihaknya mengarahkan kegiatan yang usaha lainnya.

"Kita juga mengarahkan untuk memberikan modal, seperti pendanaan yang nol persen di Bank Lampung dan Bank lainnya itu kita dampingi," ucapnya.

Sementara itu sebelumnya, Arifin nelayan di Teluk Sukaraja, Kecamatan Bumi Waras mengatakan, kalau tangkapan ikan sudah tiga bulan ini berkurang. Malah kata dia, kadang tidak dapat hasil. 

"Terlebih pas waktu banjir rob kemarin itu penurunannya hingga 80 persen," ujar Arifin.

Ia juga menyampaikan, karena ikan saat ini sulit di peroleh, maka harga ikan nya juga naik.

"Sekarang kita dapat Rp300 ribu dibagi orang 10. Jadi ya kalau sekarang sehari paling dapat Rp20 ribu, tapi kalau lagi ada ikannya Rp50 ribu kita dapat," ucap dia. (*)