• Senin, 08 Agustus 2022

Terima 1000 Dosis, Pringsewu Gelar Vaksinasi PMK Perdana

Senin, 27 Juni 2022 - 15.52 WIB
47

Tim saat menyintikan dosis PMK terhadap hewan ternak di Adiluwih, Pringsewu, Senin (27/6/2022). Foto: Gamel/Kupastuntas.co

Kupastuntas.co, Pringsewu - Pemerintah Kabupaten Pringsewu melalui Dinas Peternakan menggelar vaksinasi Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) perdana terhadap hewan ternak setelah mendapat 1000 dosis vaksin dari Pemerintah Provinsi Lampung beberapa waktu lalu.

Kabid Peternakan dan Kesehatan Hewan, Budi Pramono mengatakan, lokasi atau pun wilayah pertama yang menjadi sasaran vaksinasi adalah Kecamatan Adiluwih tepatnya di Pekon Adiluwih, dengan menargetkan 1000 dosis harus habis 5 hari ke depan. atau mulai hari ini Senin (27/6/2022) hingga Jumat (1/7/2022).

"Kita targetkan semua vaksin habis sebelum hari raya kurban atau idul adha," kata Budi, mewakili Sekretaris Dinas Pertanian Pringsewu, Maryanto, saat hadir di lokasi posko vaksinasi hewan ternak, Senin (27/6/2022).

Per harinya lanjut Budi, pihaknya akan menggunakan dosis vaksin sebanyak 200 dosis vaksin atau menyasar ke 200 hewan ternak khususnya sapi.

"Kita berburu dengan waktu, artinya vaksin ini ketika dibuka segelnya harus dipakai dan dihabiskan sesegera mungkin," Lanjutnya.

Adapun alasan Kecamatan Adiluwih menjadi lokasi perdana tempat pelaksanaan vaksinasi karena wilayah ini merupakan salah satu daerah yang terletak di pinggir atau perbatasan di Pringsewu, sehingga dinilai rentan untuk masuknya wabah PMK.

"Kita prioritaskan terlebih dahulu di wilayah berisiko tinggi, dan fokus Adiluwih karena daerah perbatasan dan berisiko pada ternak," katanya.

Dinas Pertanian sendiri dalam kegiatan itu membentuk 8 tim, dimana satu tim terdiri dari 3 orang termasuk vaksinastor dari Puskeswan setempat dan membawa 25 dosis vaksin untuk disuntikan pada hewan ternak.

Sementara Masruri, salah satu vaksinator dari Puskeswan Kabupaten Pringsewu mengatakan, pihaknya melakukan vaksinasi pada hewan ternak yang memiliki ciri tidak deman, berusia minimal 2 bulan dan bukan hewan yang akan dipakai untuk kurban.

Masruri juga mengatakan, pihaknya akan melakukan monitoring terhadap hewan-hewan yang telah divaksin untuk mengetahui perkembangan kondisi hewan tersebut.

Apabila terdapat gejala seperti deman pada hewan, maka ia mengajurkan para pemilik atau peternak untuk segera menghubungi Puskeswan terdekat.

"Nanti akan kita lihat perkembanganya, kalau ada hewan yang bergejala setelah divaksin maka bisa menghubungi pihak puskeswan dan akan diperiksa," ujarnya. 

Salah satu peternak sapi di pekon Adiluwih, Puryanto menyambut baik dengan pelaksanaan vaksinasi bagi hewan ternak. Dengan adanya hal tersebut dianggap mampu melindungi hewan-hewan ternak dari penyakit mulut dan kuku yang sekarang marak menjangkiti hewan ternak.

"Alhamdulillah senang sekali karena ada perhatian dari pemerintah pringsewu dan saya sangat mendukung kegiatan ini artinya agar hewan-hewan ternak kita semua bisa tetap sehat," tutupnya.

Selain Pekon Adiluwih, berikut lokasi dan jadwal vaksinasi hewan ternak di pekon lainnya di Kecamatan Adiluwih

  1. Selasa (28/6/22) Pekon Sukoharum 
  2. Rabu (29/6/22) Pekon Srikaton
  3. Kamis (30/6/22) Pekon Kutawaringin 
  4. Jumat (1/7/22) Pekon Tunggal Pawenang. (*)


Video KUPAS TV : Benarkah PMK Jadi Faktor Penurunan Pembelian Sapi Ternak?