• Senin, 08 Agustus 2022

Hujan Deras, Banjir Genangi Ruas Jalan Nasional Lintas Liwa Canggu Lambar

Minggu, 26 Juni 2022 - 17.08 WIB
418

Genangan air di ruas badan jalan Nasional Lintas Liwa, Pekon (Desa) Canggu, Kecamatan Batu Brak, Minggu (26/6/2022). Foto: Echa/Kupastuntas.co

Kupastuntas.co, Lampung Barat - Hujan deras yang mengguyur sebagian wilayah di Lampung Barat menyebabkan banjir yang menggenangi ruas jalan nasional Lintas Liwa tepatnya di Pekon (Desa) Canggu, Kecamatan Batu Brak.

Hujan deras yang terjadi sekitar pukul 15:00 hingga pukul 16:45 tersebut merendam hampir seluruh bagian badan jalan. Tersumbatnya drainase yang ada di wilayah setempat menyebabkan air menguap hingga ke ruas jalan nasional itu.

Iwan (27) salah satu warga setempat menyebutkan drainase yang sebelumnya sempat diperbaiki tersebut kembali tersumbat akibat banyaknya sampah kiriman dari Pekon (Desa) sebelah hingga menutupi drainase.

"Drainase ini sebelumnya sudah pernah di perbaiki karena banyak nya sampah yang menyumbat, namun sekarang kembali bermasalah karena banyaknya masyarakat dari desa sebelah yang membuang sampah ke drainase jadi sampah dari desa sebelah bermuaranya kesini semua, bahkan air sampai masuk ke halaman rumah warga," jelasnya, Minggu (26/6/2022).

Selain itu saluran penampungan yang di peruntukan untuk menahan debit air yang sengaja di buat di wilayah setempat juga sudah mengalami kerusakan sehingga saluran air menuju tempat penampung tidak lagi berfungsi secara maksimal.

"Saluran tempat pembuangan air yang di buat beberapa waktu lalu juga sudah mengalami kerusakan, bahkan sudah patah menjadi 3 bagian karena kuat nya debit air yang mengalir kiriman dari pekon sebelah," tambahnya.

Ari warga lain menjelaskan kedalaman genangan air diperkirakan sebetis orang dewasa yang menggenangi jalan hampir sepanjang 50 meter. Sehingga kendaraan yang melintas khususnya roda dua diminta agar berhati-hati.

"Permasalahan ini sebenarnya bukan permasalahan baru, karena memang sempat menjadi perhatian Pemerintah dan sudah sempat di perbaiki namun karena kurang maksimalnya perbaikan menyebabkan kondisi drainase kembali bermasalah sehingga air naik ke badan jalan," pungkasnya. (*)

Video KUPAS TV : Warga Kota Metro Gotong-royong Timbun Jalan Rusak