• Selasa, 28 Juni 2022

Rem Blong, Mobil Box Bermuatan Ikan Hantam Rumah Warga di Batu Kebayan Lambar

Jumat, 24 Juni 2022 - 09.53 WIB
981

Kondisi rumah Endang yang hancur akibat di hantam mobil box bermuatan ikan, Jumat (24/6/2022).

Kupastuntas.co, Lampung Barat - Sebuah mobil box No Pol K 1318 TD yang bermuatan 8 ton ikan menabrak sebuah rumah di Pekon (Desa) Batu Kebayan, Kecamatan Batu Ketulis. Musibah tersebut terjadi disebabkan mobil mengalami rem blong.

Herwantoni (38) pengemudi kendaraan tersebut menceritakan bahwa ia bersama temannya Erwin dari daerah Pati Jawa Tengah hendak menuju Bengkulu untuk mengantarkan ikan, tiba di TKP mobil yang di kendarai nya mengalami rem blong.

"Karena posisi nya pas turunan saya injek rem tidak berfungsi, sontak saya langsung membunyikan klakson panjang karena posisinya kamu 2 mobil konvoi, teman saya langsung ngasih jalan saya ngebanting langsung terbalik dan menghantam rumah ibu Endang," jelasnya.

Herwantoni dan temannya mengalami luka ringan pada bagian kaki, tangan dan kepala, dan ia juga mengaku siap untuk bertanggung jawab atas peristiwa yang menimpa dirinya dan keluarga bu Endang.

"Pihak perusahaan kita sudah jalan kesini untuk melihat kondisi kendaraan dan korban dan saya siap untuk bertanggung jawab atas peristiwa ini, karena beruntung tidak ada korban jiwa, kalau harta masih bisa di cari," singkatnya

Pemilik rumah Endang (38) mengaku peristiwa tersebut terjadi Jumat (24/6/2022) sekitar 02:30 WIB, saat itu keluarganya sedang terlelap tidur tiba-tiba mendengar suara gemuruh yang langsung menghantam rumahnya.

"Kami posisinya kan lagi tidur istirahat tiba-tiba ada mobil jatoh dari atas itu langsung menghantam rumah, langsung bangun kan kita jam 2 langsung cari hp karena kan lampu mati semua mobil ini lampu nya masih kedip-kedip gitu," jelasnya

Pihak keluarga Endang tidak mengalami luka apa pun hanya mengalami trauma ringan, sebab saat kejadian hanya Endang dan putrinya yang menghuni kediamannya tersebut karena suaminya sedang bekerja di luar daerah.

Endang mengaku peristiwa tersebut selain menghancurkan bangunan rumahnya juga menghancurkan kendaraan beserta perabotan lain, sehingga kerugian di taksir mencapai ratusan juta rupiah.

"Soalnya kan kita berdagang juga, harapan nya semoga cepat di bantu di carikan solusinya agar kami juga bisa kembali menempati rumah kami seperti biasanya," harap Endang. (*)