• Selasa, 28 Juni 2022

Walikota Eva: Catatan DPRD Akan Jadi Perhatian Dalam Kebijakan Selanjutnya

Kamis, 23 Juni 2022 - 15.27 WIB
35

Walikota Bandar Lampung Eva Dwiana saat memberikan jawaban atas pandangan umum fraksi-fraksi DPRD terhadap Raperda pertanggungjawaban pelaksanaan APBD tahun anggaran 2021, Kamis (23/6/2022). Foto: Sri/Kupastuntas.co

Sri

Kupastuntas.co, Bandar Lampung - Walikota Bandar Lampung Eva Dwiana, berjanji akan menjadikan catatan dari fraksi PKS perihal realisasi pendapatan daerah pada tahun anggaran 2021 sebagai perhatian pihaknya dalam menentukan kebijakan di masa yang akan datang.

Hal itu diungkapkan Eva di Paripurna dengan agenda jawaban walikota atas pandangan umum fraksi-fraksi DPRD Lota Bandar Lampung terhadap Raperda pertanggungjawaban pelaksanaan APBD tahun anggaran 2021, Kamis (23/6/2022).

Oleh karenanya, orang nomor satu di kota Tapis Berseri itu mengapresiasi fraksi PKS yang pandangan umumnya disampaikan oleh saudara Sofyan Sauri.

"Kami apresiasi catatan fraksi PKS terkait untuk memperoleh WTP. Dan juga catatan atas capaian realisasi pendapatan daerah pada tahun 2021, itu akan jadi perhatian kami dalam menentukan kebijakan dimasa yang akan datang," ujarnya.

"Tapi hal ini juga menjawab dari pertanyaan yang diajukan fraksi PAN kemarin," sambungnya.

Terkait perlunya kreativitas dalam upaya untuk meningkatkan capaian pendapatan termasuk juga meningkatkan kinerja BUMD dalam peningkatan PAD.

"Ini juga sudah masuk dalam salah satu agenda pemkot di tahun anggaran 2022. Termasuk dalam upaya peningkatan pelayanan di bidang kesehatan dan pendidikan, sehingga kesejahteraan masyarakat dapat kita tingkatkan. Insya Allah 2022 ini bisa kita laksanakan semua program-program tersebut," ungkapnya.

Sebelumnya, Jubir Fraksi PKS DPRD Bandar Lampung, Sofyan Sauri, menyoroti perihal retribusi daerah yang belum mencapai target sesuai yang direncanakan. Dimana, hal itu menunjukkan pengelolaan pajak retribusi harus menjadi perhatian khusus.

"Kita meminta walikota untuk melakukan survey atau kajian analisa pendapatan daerah, agar kedepan target pendapatan yang dibuat adalah yang rasional," ujar Sofyan Sauri.

Selanjutnya kata Sofyan, mengingat masih besarnya hutang Pemkot Bandar Lampung pada tahun 2021, kembali pihaknya mengingatkan untuk melakukan rasionalisasi dan memilih prioritas kegiatan fisik.

"Ini semata-mata untuk menyehatkan kembali kondisi APBD, dan juga dapat membayar insentif dan honor," ucap dia. (*)

Video KUPAS TV : Pimpinan Khilafatul Muslimin Ditangkap di Kantor Pusat Bandar Lampung