• Selasa, 28 Juni 2022

Prihatin Tak Kunjung Diperbaiki, Warga Mulyojati Metro Gotong Royong Timbun Jalan Rusak

Rabu, 22 Juni 2022 - 11.28 WIB
322

Sejumlah pemuda bersama masyarakat saat melakukan penimbunan terhadap Jalan Sukarno -Hatta yang rusak dan berlubang. Foto: Arby/Kupastuntas.co

Kupastuntas.co, Metro - Belasan warga Kota Metro melakukan aksi penimbunan jalan yang kondisinya rusak. Aksi tersebut merupakan gerakan moral untuk mengajak seluruh masyarakat di Bumi Sai Wawai melakukan gerakan serupa terhadap jalan rusak yang tak kunjung diperbaiki.

Dari pantauan Kupastuntas.co, belasan warga yang terdiri atas pemuda dan masyarakat sekitar Jalan Sukarno -Hatta Kelurahan Mulyojati, Kecamatan Metro Barat melakukan penimbunan di ruas jalan tersebut, Rabu (22/6/2022) pagi.

Penimbunan dilakukan menggunakan material batu bekas bangunan. Warga bergotong-royong menimbun jalanan yang berlubang ditengah kepadatan arus lalulintas.

Koordinator gerakan moral timbun jalan rusak di Metro, Ali Nurdin menegaskan bahwa gerakan tersebut hadir sebagai bentuk keprihatinan masyarakat atas kerusakan jalan yang tak mendapat perhatian pemerintah.

"Ini sebenarnya gerakan moral saja dari pemuda kota metro dengan masyarakat, kami prihatin karena kami lihat beberapa tahun ini jalan-jalan di Kota Metro tidak kunjung diperbaiki," kata dia saat diwawancarai Kupastuntas.co.

Ia menyampaikan, terdapat sejumlah pengendara motor yang tergelincir dan jatuh akibat rusaknya Jl. Sukarno -Hatta. Maka pihaknya melakukan gerakan timbun jalan tersebut guna menggugah hati pemangku kebijakan.

"Yang kami khawatirkan itu jika terjadi korban jiwa akibat jalanan rusak, kemarin saja ada kejadian disini ibu-ibu yang jatuh tapi beruntung tidak parah. Maka kami lakukan gerakan moral ini untuk bagaimana agar bisa menggugah hati pemerintah supaya jalanan di kota metro bisa kembali mulus dan pengendara bisa aman," bebernya.

Ali mengatakan, material yang digunakan untuk menimbun tersebut jalan didapat dari partisipasi masyarakat. Ia juga mengaku akan melakukan hal serupa ke sejumlah jalan di Metro yang rusak parah.

"Material yang kita gunakan ini bukan dari dana pribadi, ini adalah dari sumbangan masyarakat yang khusus untuk gerakan ini. Jika nantinya ada bantuan material lagi maka kita akan terjun lagi dibeberapa titik jalan di Metro yang kondisinya rusak parah," ujarnya.

Ia berharap, pemerintah segera mengambil tindakan untuk melakukan perbaikan demi kembalinya wajah Kota Metro yang baik dari segi infrastruktur. Untuk itu pihaknya juga mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk bergerak melakukan penimbunan jalan.

"Harapan kita semoga segera diperbaiki, kita menjaga wajah kota metro sebagai kota pendidikan dan kita lihat infrastruktur mulai dari jalan. Maka keluhan kita semua sama yaitu berkaitan dengan jalan yang rusak, kita mengajak masyarakat dan pemuda untuk bersama bergerak," pungkasnya.

Sementara itu, salah seorang pengendara mengapresiasi langkah gerakan timbun jalan berlubang tersebut.

"Saya bingung kenapa pemerintah ini lambat melakukan perbaikan, untungnya ada masyarakat yang mau bergerak, Alhamdulillah. Kita apresiasi juga gerakan pemuda di Metro," kata Hendra seorang pengemudi truk.

Supir truk muatan pasir asal Kecamatan Gunung Sugih, Kabupaten Lampung Tengah itu berharap pemerintah peka terhadap gerakan-gerakan masyarakat yang menginginkan pembangunan.

"Jalanan ini sudah lama rusaknya, dari pemerintah kurang dukungannya maka gerakan ini kan perlu didukung. Mintanya supir ini ya jalanan dibagusin, diperbaiki biar lancar," tandasnya. (*)