537 Peserta Ikuti Pelatihan Kerja di UPTD BLK Bandar Lampung
Kepala Dinas Tenaga Kerja Provinsi Lampung Agus Nompitu saat dimintai keterangan, Selasa (21/6/2022). Foto:Ria/kupastuntas.co.
Kupastuntas.co, Bandar Lampung - Dinas Tenaga Kerja Provinsi Lampung mencatat sebanyak 537 peserta, saat ini tengah mengikuti pelatihan kerja di UPTD Balai Latihan Kerja (BLK) Kota Bandar Lampung.
"Saat ini untuk pelatihan kerja di UPTD BLK Bandar Lampung masuk kedalam gelombang kedua. Ada sebanyak 537 peserta yang mengikuti dan ini di biayai oleh APBN," kata Kepala Dinas Tenaga Kerja Provinsi Lampung Agus Nompitu saat dimintai keterangan, Selasa (21/6/2022).
Agus mengungkapkan jika peserta yang mengikuti pelatihan tersebut terbagi kedalam beberapa jurusan. Seperti jurusan bisnis dan manajemen ada 218 orang, teknologi informatika dan komputer ada 80 orang, perhotelan ada 17 orang.
"Kemudian ada teknis las 76 orang, garmen apparel 45 orang, teknik otomotif ada 39 orang, teknik kelistrikan ada 34 orang dan yang terakhir adalah jurusan tata kecantikan 28 orang," bebernya.
Menurutnya, para peserta yang telah selesai mengikuti pelatihan tersebut nantinya akan diberikan sertifikat oleh pemerintah yang bisa digunakan untuk mendaftar kerja ke perusahaan atau untuk membuka usaha secara mandiri.
"Nanti akan ada sertifikat yang diberikan misal dia mau bekerja maka dengan ada sertifikasi ini bisa membuktikan ada skil dan juga nilai tambah. Atau bisa juga digunakan untuk membuka bisnis sendiri," imbuhnya.
Ia menerangkan jika waktu pelaksanaan pelatihan kerja setiap jurusannya berbeda yang diharapkan dapat meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) yang dihasilkan.
"Untuk waktu pelatihan nya berbeda sesuai dengan jurusan. Misal jurusan kelistrikan waktu nya akan berbeda dengan jurusan tata rias. Tapi memang pelatihan dilakukan tak hanya seminggu atau dua minggu, namun berbulan-bulan," bebernya.
Anggota Komisi V DPRD Provinsi Lampung Budhi Condrowati, mendorong agarĀ pemerintah daerah sesering mungkin melakukan legitimasi serupa guna membekali para pencari kerja.
"Tentunya kegiatan ini sangat di dukung karena akan berdampak terhadap peningkatan skil para pencari kerja sehingga menjadi nilai tambah. Kalau bisa kedepan lebih sering lagi atau kuotanya bisa ditambah," tuturnya.
Menurutnya, selain mengadakan kegiatan pelatihan kerja tersebut pemerintah daerah juga bisa membuka lapangan pekerjaan baru guna mengurangi angka pengangguran didaerah setempat. (*)
Berita Lainnya
-
Mahasiswa Universitas Teknokrat Lahirkan Inovasi PLTB Archimedes 3 Sudu untuk Penerangan UMKM Gunung Kunyit
Sabtu, 16 Mei 2026 -
Istri Bripka Anumerta Arya Supena Bersyukur Kasus Cepat Terungkap
Sabtu, 16 Mei 2026 -
Kenangan Rekan untuk Bripka Arya Supena, Polisi Baik yang Gugur saat Bertugas
Sabtu, 16 Mei 2026 -
Perintah Kapolda Lampung Tembak di Tempat Pelaku Begal Tuai Pro dan Kontra
Sabtu, 16 Mei 2026








