• Selasa, 28 Juni 2022

Wakil Bupati Lampura Ajak Semua Pihak Berperan Atasi Kenakalan Remaja

Jumat, 17 Juni 2022 - 17.33 WIB
116

Foto : Ist.

Kupastuntas.co, Lampung Utara - Maraknya kenakalan remaja sangatlah beragam seperti tawuran, penyalahgunaan narkoba, free sex, kontaminasi ajaran menyimpang dan budaya minum - minuman keras harus terus diwaspadai.

Wakil Bupati Lampung Utara Ardian Saputra melalui Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Lampura menjelaskan bahwa komitmen pencegahan maraknya kenakalan remaja harus melibatkan semua pihak dan khususnya pihak sekolah untuk terus berperan aktif.

"Jadi menyikapi akan kenakalan remaja tersebut, Wabup Lampura memberikan perhatian secara khusus agar Dinas Pendidikan mampu memberikan antisipasi sejak dini dalam pembinaan peserta didik dari tingkat SD dan SMP," jelas Mat Soleh selaku Kadisdikbud Lampura, Jum'at (17/06/2022) melalui sambungan telepon.

Mat Soleh juga menambahkan apabila terjadi permasalahan terkait kenakalan remaja seperti terlibat kasus pidana maupun pelanggaran lainnya untuk diberikan pembinaan terlebih dahulu.

"Wabup juga berpesan apabila remaja yang terlibat kasus atau permasalahan, terlebih masih sekolah jangan langsung ditindak secara hukum," imbuh Mat Soleh.

Demikian halnya Polres Lampura bersama dengan Disdikbud Lampura akan melakukan pembinaan bagi siswa-siswi dari TK, SD, hingga SMP baik negri maupun swasta.

Kasatreskrim Lampung Utara AKP Eko Rendi Oktama, mewakili Kapolres Lampung Utara AKBP Kurniawan Ismail, mengutarakan upaya pembinaan tersebut.

"Kita Mapolres Lampung Utara akan bekerja sama dengan Dinas Pendidikan, maupun Kodim 0412 Lu, dalam upaya pencegahan tindak kriminal, paham radikal, penyalah gunaan narkoba pada anak dibawah umur di lingkungan sekolah Lampura," tegasnya.

Lanjutnya, terdapat banyak kasus tindak kriminal baik itu pelaku maupun korban kekerasan bullying, yang dilakukan oleh anak dibawah umur.

"Dengan demikian, kita perlu melakukan pembinaan bagi siswa-siswi dan juga kepada wali murid, guna menurunkan tindak kriminalitas dilingkungan sekolah,"ucapnya.

Selain kasus bullying terdapat paham radikalisme yang harus ditekan sejak dini.

"Banyak kasus radikalisme yang santer terdengar, hal ini tentunya bertentangan dengan ideologi pancasila yang kita miliki,"tuturnya.

Kasat menjelaskan, Polres Lampura akan melakukan pembinaan tersebut pada masa orientasi sekolah.

"Kita akan melakukan pembinaan ideologi dan kedisiplinan bela negara, serta menamkan rasa cinta tanah air," tutupnya. (*)