• Rabu, 28 September 2022

218 Peserta Ikuti WSL Krui Pro 2022, Kabid Pariwisata: Pesibar Terjunkan 12 Atlet Surfing

Rabu, 08 Juni 2022 - 16.06 WIB
183

Kepala Bidang (Kabid) Pengembangan Pemasaran Pariwisata Lampung, Melly Ayunda saat dimintai keterangan. Foto : Didik/Kupastuntas.co

Kupastuntas.co, Bandar Lampung -  Kepala Bidang (Kabid) Pengembangan Pemasaran Pariwisata Lampung, Melly Ayunda menyebut, 218 peserta akan mengikuti Kejuaraan World Surf League (WSL) Krui Pro 2022, yang digelar di Pesisir Barat pada 11-17 Juni 2022.

Hal itu diungkapkan Melly Ayunda usai menjadi pembicara kegiatan Uji Kompetensi Wartawan (UKW) di Aston Lampung City Hotel, Jalan Gatot Subroto No.81, Garuntang, Bandar Lampung, Rabu (8/6/2022).

Melly merincikan, 218 peserta  yang mengikuti kejuaraan WSL yang terdaftar hingga saat ini sebanyak 218 peserta atau atlet, yang berasal dari 17 negara. Sementara untuk atlet lokal dari Pesibar menerjunkan 12 atlet surfing.

"Sebanyak 17 negara itu diantaranya ada Indonesia, Australia, Jepang, Brasil, Protugal, China, Fiji, Swedia, Afrika Selatan, Filipina, New Zealand, Korea Selatan, Yuki, Peru, Thailand, Italia dan USA. Tiap negara tidak ada ketentuan harus menerjunkan berapa atlet," kata Melly, saat dimintai keterangan.

Melly juga mengaku pihaknya akan menjalin kerjasama dengan Asosiasi Himpunan Pariwisata Indonesia (HPI), guna menyiapkan kebutuhan translator yang akan mendampingi para peserta yang melakukan kegiatan tersebut, baik saat gelaran ataupun saat di luar kegiatan.

"Kita akan minta bantuan tenaga translator untuk mengawal para peserta, baik atlet maupun pendampingnya. InsyaAllah tenaga translator nya cukup," kata Melly, saat dimintai keterangan.

Terkait kebersihan pariwisata di Pesibar sendiri, Melly menyebut jika sampah menjadi salah satu perhatian bagi pihak Pemkab Pesibar maupun Pemprov Lampung, karena setiap ada event pasti masalah utama adalah sampah yang banyak.

"Antisipasi kita terkait sampah yakni sebisa mungkin meminimalis menggunakan plastik, seperti untuk tempat makanan dan juga alat yang digunakan untuk UMKM dan lain-lain," terangnya.

Sementara untuk pihak pers dari negara asing, nantinya juga akan ada beberapa media dari luar yang akan datang untuk meliput gelaran WSL tersebut.

"Makanya kita harus semaksimal mungkin berikan pelayanan dan kenyamanan yang terbaik, supaya Pesibar menjadi tujuan destinasi wisata bagi pengunjung dari lokal maupun luar negeri," pungkasnya. (*)

Editor :