Usai Periksa Ketum KONI Yusuf Barusman, Begini Tanggapan Kejati Lampung
Kasi Penkum Kejati Lampung, I Made Agus Putra saat memberi keterangan kepada wartawan. Foto: Martogi/Kupastuntas.co
Kupastuntas.co,
Bandar Lampung - Kasi Penkum Kejati Lampung, I Made Agus Putra menegaskan
pemeriksaan terhadap Ketua Umum KONI Lampung, Yusuf Barusman masih belum bisa
dijadikan acuan bagi Kejati untuk menetapkan status tersangka dalam waktu
dekat.
Yusuf
Barusman dipanggil dan diperiksa sebagai saksi pada kasus dugaan korupsi dana
hibah KONI Lampung guna melengkapi jumlah saksi yang diperiksa dan dimintai
keterangan terkait hal yang diketahuinya.
Jumlah saksi yang sudah diperiksa terdiri dari berbagai unsur mulai kepengurusan, ketua cabor, hingga pimpinan KONI Lampung, dengan total lebih dari 80 saksi.
BACA
JUGA: Diperiksa
6 Jam, Ketum KONI Yusuf Barusman Dicecar 22 Pertanyaan
"Saya
belum tahu, yang jelas setelah pemeriksaan ini tim akan melakukan rapat.
Sekaligus proses penghitungan kerugian negaranya berapa," katanya Senin
(6/6/2022).
Made
menjelaskan tim penyidik umumnya mengajukan pertanyaan sesuai kapasitas Yusuf
Barusman selaku Ketum KONI Lampung pada tahun anggaran 2020.
"Sampai
saat ini, belum ada (penjadwalan pemeriksaan lanjutan). Kita terlebih dulu
perlu mencermati hasil pemeriksaan hari ini, nanti kita lihat baru bisa
dijadwalkan ulang," ucapnya.
Pemeriksaan Yusuf Barusman merupakan kali kedua pasca pemeriksaan pertama dijadwalkan ulang pada Kamis (2/6/2022) kemarin. Hal tersebut lantaran saksi harus menghadiri pelantikan pengurus KONI Pesawaran dan pembukaan PORKAB di Tanggamus. (*)
Video KUPAS TV : 2 Bocah Pesantren Kabur dari Banten ke Lampung Selatan
Berita Lainnya
-
Peringati Haul Bung Karno, PDI Perjuangan Lampung Ajak Generasi Muda Warisi Semangat Perjuangan
Kamis, 25 Juni 2026 -
Kinerja Layanan Terus Meningkat, PLN UID Lampung Perkuat One Stop Service bagi Pelanggan
Kamis, 25 Juni 2026 -
430 Mahasantri Diwisuda pada Takrim al-Najihin Ma’had Al Jami’ah UIN RIL
Kamis, 25 Juni 2026 -
Kuliah Umum Internasional FTK UIN RIL Bahas Peluang Studi dan Riset di Arab Saudi
Kamis, 25 Juni 2026








