• Sabtu, 16 Mei 2026

Tingkatkan Perekonomian Masyarakat, Dinsos Lambar Anggarkan Bantuan untuk Kelompok Usaha Bersama

Senin, 06 Juni 2022 - 16.03 WIB
143

Kepala Bidang Pemberdayaan Sosial dan Penanganan Fakir Miskin Raden Muhammad Arsyad.

Kupastuntas.co, Lampung Barat - Pemerintah Kabupaten Lampung Barat mengalokasikan anggaran sebesar Rp100.000.000 untuk membantu Kelompok Usaha Bersama (Kuber) bagi keluarga miskin yang ada di Kabupaten setempat.

Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Lampung Barat Jaimin melalui Kepala Bidang Pemberdayaan Sosial dan Penanganan Fakir Miskin Raden Muhammad Arsyad mengatakan bantuan tersebut nantinya akan di berikan secara bertahap.

"Artinya tidak bisa sekaligus, untuk tahun ini ada 5 kelompok yang sudah di anggarkan, masing-masing kelompok akan menerima senilai Rp20.000.000 namun kita berikan dalam bentuk barang bukan uang," kata Arsyad, Senin (6/6/2022).

Untuk tahun ini bantuan yang akan di berikan berupa perlengkapan seperti kursi, alat prasmanana, serta berbagai barang lain nya yang bisa di manfaatkan masing-masing kelompok untuk meningkatkan perekonomian masyarakat setempat.

"Nantinya barang-barang tersebut di harapkan bisa dikelola dengan baik, misalnya di sewakan ataupun di manfaatkan untuk kegiatan-kegiatan lain yang dapat meningkatkan taraf perekonomian masyarakat," jelasnya

Untuk pengelolaan barang tersebut agar bisa di manfaatkan dengan baik, Pemkab Lambar menerjunkan tenaga pendamping tenaga kesejahteraan kecamatan (TKSK) agar barang yang diberikan tersebut mampu dikelola dengan baik.

Kuber yang ingin mendapatkan bantuan tersebut Arsyad mengatakan bisa mengajukan proposal ke pihaknya, dan Kuber bebas mengajukan barang apa saja untuk di berikan yang memang bisa di manfaatkan secara maksimal oleh masyarakat dalam meningkatkan perekonomian.

"Artinya tidak terbatas hanya di peralatan seperti kursi, perlengakapan prasmanan saja, Kuber juga bisa mengajukan bantuan berupa Kambing untuk ternak, bibit ataupu lain nya yang memang bisa di manfaatkan dengan baik sesuai basic Kuber itu sendiri," katanya

Masing-masing kelompok terdiri dari minimal 5 orang dan maksimal 10 orang, kemudian mengajukan proposal ke Dinsos untuk di anggarkan di tahun anggaran yang akan mendatang sehingga tidak bisa langsung di realisasikan pada saat itu juga.

"Untuk tahun ini anggaran kita hanya untuk 5 kelompok, namun untuk tahun mendatang kita sudah mengusulkan penambahan 15 kelompok yang akan mendapatkan bantuan tersebut, dan mudah-mudahan bisa terealisasi sehingga dapat membantu kelompok masyarakat keluarga miskin dalam meningkatkan perekonomian," tandasnya. (*)

Editor :