• Kamis, 14 Mei 2026

Lantik KTNA Lamtim, Bupati Dawam : Tingkatkan Produktivitas Pertanian

Senin, 06 Juni 2022 - 15.08 WIB
1.4k

Bupati M. Dawam Rahardjo saat memberikan sambutan di acara pelantikan engurus Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Kabupaten Lampung Timur periode 2021-2026

Kupastuntas.co, Lampung Timur - Bupati Lampung Timur, M. Dawam Rahardjo melantik pengurus Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Kabupaten Lampung Timur periode 2021-2026 di Gedung Tani Desa Sukadana Ilir Kecamatan Sukadana.  

Hal tersebut disampaikan oleh Bupati Dawam. Ia mengatakan  KTNA merupakan organisasi masyarakat yang bersifat independen yang berorientasi pada kegiatan sosial ekonomi dan budaya dilingkup pertanian.

"KTNA juga berfungsi sebagai wadah musyawarah petani dan nelayan maupun mitra kerja pemerintah dalam pembangunan pertanian," ujarnya saat sambutan. Senin, (06/06/2022). 

Ia mengatakan KTNA sebagai organisasi masyarakat atau wadah musyawarah petani dan nelayan yang bermitra dengan Pemerintah Daerah, dalam rangka mensukseskan kegiatan pembangunan di sektor pertanian. 

"Di dalamnya itu ada perkebunan, peternakan, kemudian sub sektor tanaman pangan dan hortikultura dan juga sektor perikanan darat maupun kelautan," katanya. 

Ia berharap para pengurus yang dilantik, menjadi ujung tombak pembangunan, motivator dan juga sebagai inspirator dalam rangka meningkatkan usaha produktivitas hasil-hasil pertanian secara umum.

"Untuk itu, Pemerintah Daerah sudah berkomitmen untuk bekerjasama dan juga bersinergi dengan wadah (KTNA) ini. Supaya kelompok kontak tani nelayan ini bisa berkontribusi kepada Pemerintah Daerah dalam pembangunan pertanian," harapnya. 

Sementara Ketua KTNA Lampung Hanan A Rozak menjelaskan, KTNA merupakan wadah bagi petani yang memiliki kepentingan yang sama. 

"Tanpa ada petani dan nelayan maka tidak ada KTNA itu sendiri," ujarnya

Hanan berharap keberadaan KTNA Lamtim terdapat manfaat bagi petani dan nelayan maupun bagi pemerintah daerah. 

"Pengurus KTNA harus mengakomodir anggota dan berkoordinasi dengan pemerintah daerah," pungkasnya. (Adv/Kominfo)

Editor :